Penyeimbangan Tiongkok dari Investasi ke Konsumsi akan Dorong Kesinambungan

   •    Minggu, 15 Apr 2018 13:00 WIB
Penyeimbangan Tiongkok dari Investasi ke Konsumsi akan Dorong Kesinambungan
Tiongkok. Dok: AFP.

Jakarta: World Trade Organization (WTO) menuturkan penyeimbangan ekonomi Tiongkok dari investasi ke konsumsi harus menghasilkan pertumbuhan jangka panjang yang lebih kuat dan berkesinambungan.  

Dikutip dari Xinhua, Minggu, 15 April 2018, WTO mengatakan dalam pandangan perdagangan global terbaru bahwa perubahan Tiongkok ini dapat mengurangi sedikit impor dalam jangka pendek meskipun harus menghasilkan pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan dalam jangka panjang, yang akan mendukung lebih banyak perdagangan.

WTO memperkirakan bahwa pada 2017, investasi menyumbang sekitar 32 persen dari pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Tiongkok pada 2017 atau turun dari 55 persen pada 2013.

Perkembangan ini dapat menambahkan beberapa hambatan bagi pertumbuhan perdagangan dunia karena Tiongkok mengimpor lebih sedikit barang modal, tetapi prosesnya sejauh ini telah bertahap dan tidak terlalu mengganggu perdagangan global. 

Sisi positifnya WTO mengatakan kurangnya investasi dapat membantu mengurangi kelebihan kapasitas di sektor-sektor sensitif seperti baja dan aluminium, sehingga mengurangi ketegangan dalam perdagangan. 

Tiongkok sendiri masih terus berinvestasi pada tahun ini. Hal ini nampak dari surplus perdagangan barang Tiongkok yang menyusut 21,8 persen pada kuartal pertama tahun ini karena impor tumbuh lebih cepat dari ekspor. 

Ekspor barang negeri tirai bambu itu naik 7,4 persen tahun ke tahun dalam tiga bulan pertama, sementara impor tumbuh 11,7 persen, menghasilkan surplus perdagangan 326,18 miliar yuan (sekitar USD51,85 miliar). 

(SAW)