Harga Emas Dunia Lanjutkan Penguatan

   •    Jumat, 01 Feb 2019 07:32 WIB
harga emasemasekonomi dunia
Harga Emas Dunia Lanjutkan Penguatan
Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange melanjutkan kenaikan pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), tampaknya didorong oleh sikap dovish bank sentral Amerika Serikat (AS) yakni Federal Reserve (Fed) atas kebijakan moneternya.

Mengutip Antara, Jumat, 1 Februari 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik sebanyak USD9,7 atau 0,74 persen menjadi menetap pada USD1.325,20 per ons.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS sebelumnya mengumumkan bahwa mereka memutuskan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah dan berjanji untuk bersabar tentang pergerakan suku bunga berikutnya, sehingga memicu reli di pasar saham dan menekan nilai dolar AS.

Berbeda dengan kata-kata beberapa kenaikan bertahap lebih lanjut dalam suku bunga dalam pernyataan sebelumnya pada Desember 2018, bank sentral AS kali ini menunjukkan pendekatan tunggu dan lihat.

"Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di waktu mendatang untuk kisaran target suku bunga federal fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini," kata the Fed.

Sikap dovish pada kebijakan moneter adalah perkembangan bullish untuk harga emas, kata para analis. Beberapa menafsirkan kata-kata Fed sebagai kemungkinan akhir dari siklus kenaikan suku bunganya, yang akan melemahkan dolar AS dan mendorong harga emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 14,5 sen AS atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada USD16,072 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April naik sebanyak USD8,5 atau 1,04 persen menjadi USD824,70 per ons.


(ABD)