Deutsche Bank Pertimbangkan Perubahan Strategi di AS

Angga Bratadharma    •    Senin, 17 Oct 2016 07:06 WIB
perbankan
Deutsche Bank Pertimbangkan Perubahan Strategi di AS
Deutsche Bank (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, New York: Deutsche Bank tengah mempelajari adanya kemungkinan perubahan strategi di Amerika Serikat (AS) terkait perjuangannya atas pengenaan denda sebesar USD14 miliar oleh Departemen Kehakiman AS. Pengenaan denda dikarenakan Deutsche Bank telah melakukan kesalahan dalam pemberian Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Mengutip Reuters, Senin 17 Oktober, ketika Deutsche Bank meninggalkan pasar AS -yang merupakan pasar paling penting- memungkinkan untuk dilakukan oleh Deutsche Bank dan bisa menjadi pertimbangan terkait menurunkan skala aktivitasnya. Hal itu bisa saja dilakukan dan Deutsche Bank bisa fokus terhadap kebutuhan nasabah corporate Jerman di luar negeri.

Surat kabar Jerman Welt am Sonntag bercerita bahwa perubahan strategi bisnis mungkin bisa menjadi bagian untuk dilakukan terkait penyelesaian denda yang dikenakan oleh Departemen Kehakiman AS. Bahkan, hal itu tidak dilakukan hanya sekadar membayar denda melainkan juga ada kemungkinan memberikan investasi bagi perbankan di AS.

Baca: Pertemuan Menteri Keuangan Uni Eropa Tidak Bahas Deutsche Bank

Namun sayangnya, juru bicara Deutsche Bank menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Deutsche Bank sebelumnya telah dilanda krisis semenjak adanya pemberitaan bahwa Departemen Kehakiman AS memberikan denda terhadap Deutsche Bank.


Logo Deutsche Bank (REUTERS/Ralph Orlowski)

Sebuah sumber menyatakan bahwa CFO Deutsche Bank pada bulan lalu mengungkapkan kepada perwakilan staf bahwa pemotongan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa menjadi dua kali lipat dilakukan dari rencana sebelumnya, dengan kemungkinan memangkas lebih lanjut karyawan sebanyak 10 ribu.

Sebelumnya, saham milik Deutsche Bank bergerak melemah lebih dari tiga persen setelah Chief Executive John Cryan gagal mengamankan kesepakatan dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) selama akhir pekan terkait kesalahan pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Baca: Deutsche Bank Catat Arus Keluar di Divisi Wealth Management

Cryan menghadiri pertemuan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Washington dan meningkatkan harapannya untuk dirinya bisa bernegoisasi terkait turunnya tuntutan dari Departemen Kehakiman AS sebesar USD14 miliar. Hal itu dilakukan lantaran denda yang dikenakan terbilang cukup besar.

"Salah satu harapan bahwa kesepakatan bisa terjadi secepat mungkin," kata seorang trader di Jerman.

Saham Deutsche Bank mengalami kerugian tapi tetap berada di bawah indeks Jerman blue chip yang flat. Saham Deutsche Bank mengalami penurunan sebanyak tiga persen dan menjadi 11,74 euro. Tidak dipungkiri akan tetap ada potensi pelemahan jika kondisi ini terus terjadi.


(ABD)