Harga Emas Dunia Melemah Tajam Tertekan Penguatan USD

   •    Jumat, 16 Jun 2017 08:15 WIB
harga emas
Harga Emas Dunia Melemah Tajam Tertekan Penguatan USD
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Metrotvnews.com, Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun tajam pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu karena dolar Amerika Serikat (USD) menguat setelah keputusan Bank Sentral AS atau Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan pada hari sebelumnya.

Mengutip Antara, Jumat 16 Juni 2017, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus jatuh sebanyak USD21,3 atau 1,67 persen menjadi menetap di USD1.254,60 per ounce, yang mencapai titik terendah dalam tiga minggu terakhir.

Seperti yang diperkirakan secara luas, Federal Reserve AS pada Rabu 14 Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 1,00 persen hingga 1,25 persen dan mengumumkan rencana untuk mulai memangkas neraca keuangannya.

Kenaikan suku bunga, seiring dengan indikasi pengetatan lebih lanjut, telah dibangun di atas kemunduran harga emas sejak Rabu 14 Juni 2017, sementara mengangkat nilai USD lebih kuat. Tidak ditampik, perekonomian dunia masih terus mengalami gejolak.

Indeks USD mengalami kenaikan sebanyak 0,57 persen menjadi 97,50 pada pukul 17.43 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Saat dolar naik, emas berjangka akan turun.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 42 sen atau 2,45 persen menjadi ditutup pada USD16,716 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD30,6 atau 3,21 persen menjadi ditutup pada USD921,30 per ounce.

 


(ABD)