USD Ambruk Usai Imbal Hasil Obligasi Jatuh

   •    Jumat, 12 Oct 2018 08:32 WIB
dolar as
USD Ambruk Usai Imbal Hasil Obligasi Jatuh
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah ke level terendah dua minggu terhadap sejumlah mata uang pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Hal itu terjadi karena para pedagang memangkas kepemilikan greenback menyusul penurunan imbal hasil obligasi AS dan kerugian ekuitas lebih lanjut di Wall Street.

Mengutip Antara, Jumat, 12 Oktober 2018, kenaikan harga konsumen Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan pada September mengurangi spekulasi tentang laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat oleh Federal Reserve, lebih lanjut mengikis daya tarik USD.

"Kami melihat para investor melakukan beberapa penghindaran risiko (menjual aset). Dolar tidak mendapat keuntungan dari angka IHK," kata Direktur Strategi Mata Uang di Amundi Pioneer Investments Paresh Upadhyaya, di Boston.

Terhadap USD, euro naik ke tertinggi satu minggu karena risalah pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) bulan lalu menunjukkan para pembuat kebijakan belum meninggalkan rencana mereka untuk mengakhiri program pembelian obligasi ECB sebesar 2,6 triliun euro tahun ini.

Crown Swedia melompat menyusul inflasi yang lebih kuat dari perkiraan dan data harga rumah, meningkatkan prospek bagi Riksbank, bank sentral Swedia, untuk menaikkan suku bunganya pada Desember, kata para analis.

Yuan Tiongkok naik di perdagangan luar negeri, mengalami penguatan dari pelemahan awal akibat kerugian ekuitas global. Pedagang-pedagang menepis komentar dari Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan bahwa dia tidak akan mundur untuk meningkatkan perang dagangnya dengan Beijing.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

20 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA