Akademisi Sebut Tarif Trump Kesalahan Besar

   •    Sabtu, 07 Apr 2018 20:09 WIB
ekonomi amerikaekonomi chinationgkokas-tiongkokPerang dagang
Akademisi Sebut Tarif Trump Kesalahan Besar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)

Beijing: Ancaman tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan ketegangan perdagangan dengan Tiongkok. Menurut akademisi langkah proteksionis yang berusaha memotong langkah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) adalah kesalahan besar dan diharapkan pengenaan tarif tidak diberlakukan.

Profesor Ilmu Politik di Universitas St Thomas Jon R Taylor mengatakan ini tarif yang telah menargetkan Tiongkok dan mengonfirmasi bahwa administrasi Trump bermaksud untuk memotong badan penyelesaian sengketa WTO. Bahkan, secara sepihak bergantung pada hukum AS sendiri mengenai perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung dengan Tiongkok.

"Itu adalah kesalahan besar. Aturan dan regulasi WTO didirikan untuk menyediakan mekanisme global untuk menyelesaikan sengketa perdagangan," tegas Thomas Jon R. Taylor, di Houston, Texas, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 7 April 2018.

Ia menilai jika AS menerapkan kebijakan tarif impor ini maka Tiongkok bersiap melakukan aksi pembalasan. Dia memperingatkan bahwa bola ada di pengadilan AS. Sebelumnya Trump pada Kamis mengancam akan menampar tarif begitu tinggi dari impor Tiongkok.

Itu adalah tindakan perdagangan proteksionis terbaru terhadap Tiongkok. Awal pekan ini, Perwakilan Perdagangan AS mengusulkan untuk memberlakukan tarif tambahan 25 persen pada USD50 miliar impor dari Tiongkok yang telah menarik tantangan kuat dari kelompok-kelompok bisnis.

Tiongkok pada Rabu mengumumkan daftar produk senilai USD50 miliar yang diimpor dari Amerika Serikat yang akan dikenakan tarif lebih tinggi dan berencana untuk mengambil praktik AS yang relevan ke sistem penyelesaian sengketa perdagangan WTO.


(ABD)