Meksiko Ingin Mulai Pembicaraan NAFTA di AS

Angga Bratadharma    •    Senin, 15 May 2017 07:53 WIB
ekonomi amerikameksiko
Meksiko Ingin Mulai Pembicaraan NAFTA di AS
Ilustrasi (REUTERS/Seth Wenig)

Metrotvnews.com, Meksiko: Meksiko berharap bisa segera melakukan pembahasan mengenai North American Free Trade Agreement (NAFTA) sekarang ini. Hal itu menjadi penting karena perwakilan perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah disetujui.

Menteri Luar Negeri Meksiko Luis Videgaray, Menteri Keuangan Meksiko Jose Antonio Meade, Menteri Ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo, dan Menteri Dalam Negeri Meksiko Miguel Angel Osorio Chong dijadwalkan akan mengunjungi Washington pada pekan depan. Kondisi itu juga karena kedua negara berusaha untuk mengakhiri perselisihan mengenai ekspor gula.

Trump berulang kali mengkritik Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara atau NAFTA sebagai hal buruk bagi pekerja AS dan telah mengancam untuk menarik Amerika Serikat dari kesepakatan dengan Meksiko dan Kanada jika tidak dapat diubah. Tentu langkah Trump sangat disayangkan oleh sejumlah pihak.

Bulan ketidakpastian tentang nasib NAFTA, yang telah mendukung perdagangan regional sejak 1994, telah memengaruhi perkiraan pertumbuhan di Meksiko, mengguncang mata uang peso, dan membatasi investasi. Hal semacam ini sangat disayangkan terjadi dan diharapkan persoalan ini bisa selesai secepat mungkin.



Senat AS menyetujui Robert Lighthizer, calon Trump untuk Perwakilan Dagang AS, yang memungkinkan Presiden Trump untuk memicu proses pembukaan NAFTA untuk revisi. Adapun terpilihnya Robert Lighthizer diharap memberi jalan keluar dari persoalan NAFTA ini.

"Akhirnya ada perwakilan perdagangan. Bagi kami ini kabar baik bahwa prosesnya lebih dekat untuk memulai. Meksiko siap untuk melakukan negosiasi yang serius," kata Videgaray kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters, Senin 15 Mei 2017.

Menteri Ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo mengatakan bahwa dia pikir pembicaraan mungkin akan dimulai menjelang akhir Agustus. Guajardo mengatakan ketiga negara harus mengakui kontribusi positif NAFTA sebelum memulai.

"Kami tidak bisa memulai negosiasi jika tidak ada pengakuan bahwa perjanjian ini telah menguntungkan dan memperkaya tiga negara. Jika tidak, kondisinya tidak ada untuk bernegosiasi," kata Guajardo pada sebuah acara di Kota Utara Monterrey.

 


(ABD)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

13 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA