Menkeu Beberkan Tantangan Usai Pertemuan G20

Eko Nordiansyah    •    Senin, 03 Dec 2018 15:38 WIB
sri mulyaniekonomi globalg20 summit
Menkeu Beberkan Tantangan Usai Pertemuan G20
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawti - - Foto: AFP/ PRAKASH SINGH

Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pertemuan G20 di Buenos Aires Argentina akhir pekan lalu menyisakan berbagai tantangan. Tidak hanya bagi Indonesia, tantangan ini juga harus dihadapi oleh negara-negara lain di dunia.

Pertama, dibutuhkan reformasi untuk kembali meningkatkan perdagangan global. Pasalnya sejak krisis ekonomi dunia 10 tahun lalu, pertumbuhan perdagangan global jauh dari harapan.

"Pesan dari G20 melakukan reformasi, bentuk reformasinya seperti apa, pengaruhnya kepada perdagangan dunia mungkin harus kita antisipasi. Karena kita lihat sesudah krisis 2008-2009, volume perdagangan dan transaksi perdagangan dunia masih belum peak up," kata Ani sapaannya di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin 3 Desember 2018.

Di samping itu, kenaikan utang di beberapa negara maju dan berkembang juga menjadi tantangan bagi ekonomi di masa depan. Terlebih lagi, kenaikan utang korporasi juga termasuk yang paling tinggi sehingga dikhawatirkan akan menjadi beban bagi perekonomian.

Namun Ani bersyukur rasio utang Indonesia tetap terjaga dengan baik. Sampai dengan akhir Oktober 2018, rasio utang pemerintah tercatat sebesar 30,68 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Indonesia mungkin rasio utang 30 persen, kita termasuk yang terendah tetapi negara lain posisinya sangat beda. Tapi yang ingin diskusi cukup panjang mereka memiliki rasio utang memang ada beberapa negara eksposure-nya sangat tinggi terhadap GDP. Mereka tumbuh dengan utang terbatas dan ini akan menjadi salah satu beban," jelas dia.

Sementara itu, Ani memperkirakan risiko perang dagang akan kembali muncul. Meskipun ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok mulai mereda usai pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela G20.



(Des)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

16 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA