Wall Street Berakhir Menghijau

   •    Selasa, 11 Dec 2018 07:02 WIB
wall street
Wall Street Berakhir Menghijau
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Saham-saham di Wall Street naik pada akhir perdagangan bergejolak Senin waktu setempat (Selasa WIB), menghapus kerugian tajam awal. Penguatan dapat terjadi karena saham-saham teknologi utama membukukan keuntungan kuat yang mendukung pasar.

Mengutip Antara, Selasa, 11 Desember 2018, indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,31 poin atau 0,14 persen menjadi ditutup di 24.423,26 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,64 poin atau 0,18 persen, menjadi berakhir di 2.637,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 51,27 poin atau 0,74 persen lebih tinggi, menjadi 7.020,52 poin.

Ketiga indeks utama membalikkan kerugian awal mereka pada penutupan, dengan Dow menghapus sekitar 500 poin penurunan di sesi pagi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan jasa-jasa teknologi dan komunikasi masing-masing naik 1,43 persen dan 0,75 persen, memimpin para advancers.

Sementara saham sektor energi dan keuangan turun lebih dari satu persen, dua pencetak penurunan terbesar di antara sektor-sektor. Saham-saham teknologi utama AS berkinerja lebih baik pada akhir perdagangan. Saham Facebook naik 3,2 persen, sementara Netflix naik 1,7 persen. Amazon dan Alphabet juga naik.

Apple menghapus kerugian lebih dari 2,00 persen menjadi berakhir 0,66 persen lebih tinggi. Sesi "liar" datang setelah ekuitas-ekuitas mengalami aksi jual tajam pada minggu sebelumnya, ketika semua tiga indeks utama melaporkan penurunan lebih dari 4,00 persen.

"Ketika kita mendekati akhir tahun kalender, para pedagang tampaknya tidak ingin membeli saham. Tapi mereka dapat mulai membeli pada setiap titik hari. Semuanya tampaknya sangat sensitif berita pada saat ini," kata John Monaco, seorang pedagang di Wellington Shields & Co LLC.

Di bidang ekonomi, lowongan pekerjaan AS, ukuran permintaan tenaga kerja, meningkat sebesar 119 ribu pada Oktober, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Senin 10 Desember. Angka lowongan kerja terangkat menjadi 4,5 persen dari 4,4 persen pada September.

 


(ABD)