Harga Minyak Dunia Melemah Usai Persediaan AS Meningkat

   •    Jumat, 09 Mar 2018 08:04 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Melemah Usai Persediaan AS Meningkat
Ilustrasi (AFP PHOTO/AMER HILABI)

New York: Harga minyak melemah lagi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu lantaran tertekan oleh penguatan USD, tanda-tanda penumpukan persediaan di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma, peningkatan produksi minyak mentah AS, dan kegelisahan investor tentang potensi perang perdagangan.

Mengutip Antara, Jumat, 9 Maret 2018, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, turun USD0,73 atau 1,1 persen, menjadi ditutup pada USD63,61 per barel di London ICE Futures Exchange. West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun USD1,03 atau 1,7 persen, menjadi menetap di USD60,32 per barel di New York Mercantile Exchange.

Brent berada di jalur untuk penurunan sekitar 0,8 persen minggu ini, setelah merosot 4,4 persen pekan lalu. WTI berada di jalur untuk penurunan 1,5 persen setelah penurunan 3,6 persen pekan lalu.



"Tampak bagi saya bahwa minyak mentah telah mencapai puncaknya dan mengarah lebih rendah. Saya melihatnya kembali menguji titik terendah awal Februari, USD57 untuk WTI dan USD62 untuk Brent. Dan saya sama sekali tidak yakin bahwa level tersebut akan bertahan," kata Kepala Analis Teknikal United-ICAP Walter Zimmerman.

USD menguat sekitar 0,6 persen terhadap sekeranjang mata uang. Greenback yang lebih kuat membuat lebih mahal untuk membeli komoditas berdenominasi dolar seperti minyak.

Juga menekan harga minyak mentah, data dari perusahaan intelijen pasar Genscape yang menunjukkan persediaan di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, naik lebih dari 290 ribu barel dalam pekan yang berakhir 6 Maret, kata para pedagang yang melihat data tersebut.

Kenaikan ini, jika dikonfirmasi oleh data resmi, akan menjadi kenaikan pertama dalam 12 minggu di Cushing, dimana stok lebih dari setengahnya sejak November.

 


(ABD)