Harga Minyak Dunia Bervariasi di Tengah Ketegangan Geopolitik

Angga Bratadharma    •    Selasa, 14 Nov 2017 08:02 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Bervariasi di Tengah Ketegangan Geopolitik
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak dunia bergerak bervariasi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) karena tekanan geopolitik di Timur Tengah mengimbangi hasil produksi minyak Amerika Serikat (AS). Keprihatinan regional terjadi di Timur Tengah termasuk perang di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan Iran.

Mengutip Xinhua, Selasa 14 November 2017, analis mengatakan investor percaya bahwa ketegangan geopolitik akan mengganggu produksi minyak di kawasan ini, sehingga mengimbangi kenaikan output AS. Tentu diharapkan agar ketegangan geopolitik ini bisa segera mereda.

Jumlah rig yang beroperasi di ladang minyak AS mengalami peningkatan sebesar sembilan menjadi total 738 rig minggu ini, kata perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada Jumat. Sejumlah sentimen biasanya memberikan efek terhadap pergerakan harga minyak.



West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik USD0,02 untuk menetap di USD56,76 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun USD0,36 menjadi ditutup pada USD63,16 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD4,70 atau 0,37 persen menjadi menetap di level USD1278,90 per ounce. Pasar saham turun selangkah karena ketidakpastian mengenai kesepakatan reformasi pajak AS mendorong mereka menjauh dari rekor tertinggi baru-baru ini.

 


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA