Aksi Jual Tahan Kenaikan Wall Street

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 31 Jan 2018 08:15 WIB
wall street
Aksi Jual Tahan Kenaikan Wall Street
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

New York: Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa karena aksi jual besar pertama di tahun ini meningkat.

Melansir Xinhua, Rabu, 31 Januari 2018, indeks Dow Jones Industrial Average ambruk 362,59 poin atau 1,37 persen menjadi 26.076,89.

Sementara indeks S & P 500 mengalami penurunan 31,10 poin atau 1,09 persen menjadi 2.822,43. Serta indeks Nasdaq Composite turun 64,02 poin atau 0,86 persen menjadi 7.402,48.

Adapun indeks volatilitas CBOE, yang secara luas dianggap sebagai indikator rasa takut terbaik di pasar saham, naik 6,86 persen menjadi 14,79. Sedangkan dilihat dari sisi ekonomi, ukuran kepercayaan konsumen Conference Board naik menjadi 125,4 di Januari, lebih tinggi dari perkiraan.

Sementara itu, Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari terakhirnya pada Selasa. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga adalah 5,2 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Pelemahan Wall Street ini turut menyeret gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 30 Januari 2018 sore.

IHSG, Selasa, 30 Januari 2018 tercatat mengalami pelemahan 105,13 poin atau 1,57 persen dengan berada pada 6.575. Volume perdagangan mencapai 10 miliar lembar saham dengan nilai Rp9 triliun.

Hampir sebagian gerak bursa acuan di Asia juga melemah. Bursa acuan Jepang (NIKKEI 225) mengalami pelemahan 337 poin. Bursa acuan Tiongkok (Shanghai SE Composite) melemah 34 ,99 poin. Indeks acuan Hong Kong (HSI) melemah 359 poin. Indeks acuan Australia (ALL Ordinaries Index) melemah 52 poin. Indeks Singapura (Strait Times Index) melemah 28,33 poin.


(AHL)