Harga Minyak Jatuh di Tengah Melonjaknya Produksi Minyak OPEC

Angga Bratadharma    •    Jumat, 14 Sep 2018 08:02 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Jatuh di Tengah Melonjaknya Produksi Minyak OPEC
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak mundur atau harus jatuh pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan produksi minyak mentah di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) melonjak bulan lalu.

Mengutip Antara, Jumat, 14 September 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun USD1,78 untuk menetap di USD68,59 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November kehilangan USD1,56 menjadi USD78,18 per barel di London ICE Futures Exchange.

IEA mengatakan dalam laporan bulanannya bahwa produksi minyak OPEC naik pada Agustus sebesar 420 ribu barel per hari, menjadi rata-rata 32,63 juta barel per hari. Itu adalah peningkatan terbesar bulan-ke-bulan dalam lebih dari dua tahun, membawa pasokan dari 15 produsen kelompok ke tertinggi sembilan bulan, kata laporan itu.

Analis mengatakan lonjakan produksi minyak mentah OPEC jauh melebihi kerugian dari Iran menjelang sanksi AS, menunjukkan bahwa Arab Saudi dan sekutu produksinya bergerak cepat untuk mengisi pasokan global yang padam dan menjaga keseimbangan pasar.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 147,07 poin atau 0,57 persen menjadi berakhir di 26.145,99 poin. Indeks S&P 500 naik 15,26 poin atau 0,53 persen menjadi ditutup di 2.904,18 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 59,48 poin atau 0,75 persen menjadi berakhir di 8.013,71 poin.

Kenaikan indeks Dow dipimpin oleh reli saham Apple. Saham pembuat iPhone ini naik lebih dari 2,4 persen pada penutupan. IBM juga termasuk pencetak keuntungan dalam indeks. Saham raksasa teknologi tersebut diperdagangkan 1,62 persen lebih tinggi.

Sebaliknya, McDonald`s dan Home Depot termasuk di antara saham-saham yang melemah. Kedua saham perusahaan tersebut masing-masing turun lebih dari satu persen pada penutupan pasar.

 


(ABD)