Tiongkok Catat Ekspor Jatuh 2,7% di Maret 2018

   •    Sabtu, 14 Apr 2018 13:05 WIB
ekonomi chinationgkok
Tiongkok Catat Ekspor Jatuh 2,7% di Maret 2018
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Beijing: Kinerja ekspor Tiongkok pada Maret 2018 tidak terduga tercatat turun 2,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kondisi itu merupakan penurunan pertama sejak Februari tahun lalu, sementara impor tumbuh 14,4 persen atau lebih dari yang diharapkan, data bea cukai menunjukkan.

Mengutip CNBC, Sabtu, 14 April 2018, hal tersebut tentunya membuat defisit perdagangan langka sebesar USD4,98 miliar untuk bulan ini, juga yang pertama sejak Februari lalu. Hal ini sejalan dengan keinginan Pemerintah Tiongkok terus memacu pertumbuhan ekspor di masa-masa mendatang.

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pengiriman Maret dari eksportir terbesar dunia telah meningkat 10,0 persen, melambat tajam dari lonjakan 44,5 persen pada bulan sebelumnya yang diyakini sangat terdistorsi oleh faktor musiman.

Pertumbuhan impor diperkirakan meningkat menjadi 10,0 persen, setelah melambat tajam menjadi 6,3 persen pada Februari. Analis memperkirakan Tiongkok akan mencatat surplus perdagangan sebesar USD27,21 miliar untuk bulan lalu, dari surplus Februari sebesar USD33,75 miliar.

Untuk kuartal pertama, ekspor naik 14,1 persen dan impor naik 18,9 persen tahun ini. Kinerja perdagangan Tiongkok telah memulai dengan awal yang kuat tahun ini, setelah melalui penguatan kembali yang solid pada 2017, berkat permintaan yang berkelanjutan di dalam dan luar negeri.

Namun prospek ekspor sedang diselimuti oleh perselisihan perdagangan yang meningkat dengan Amerika Serikat, yang dapat mengganggu pengiriman Tiongkok dan rantai pasokannya, sementara pasar properti yang dingin dapat mengekang permintaan Tiongkok akan bahan baku impor seperti bijih besi.

 


(ABD)