Wall Street Menguat Akibat Ketegangan Geopolitik Berkurang

   •    Selasa, 18 Apr 2017 08:02 WIB
wall street
Wall Street Menguat Akibat Ketegangan Geopolitik Berkurang
Ilustrasi (REUTERS/Chip East)

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di Wall Street berakhir menguat pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena ketegangan geopolitik berkurang dan musim pelaporan laba perusahaan atau emiten mulai memanas.

Mengutip Antara, Selasa 18 April 2017, indeks Dow Jones Industrial Average naik 183,26 poin atau 0,90 persen menjadi ditutup pada 20.636,51 poin. Indeks S&P 500 bertambah 20,06 poin atau 0,86 persen menjadi berakhir di 2.349,01 poin, dan indeks komposit Nasdaq naik 51,64 poin atau 0,89 persen menjadi 5.856,79 poin.

Sejumlah perusahaan-perusahaan terkemuka akan melaporkan hasil kuartalan mereka selama seminggu ini, dengan United Continental Holdings Inc. dan Netflix Inc. mengawali setelah bel penutupan Senin. Goldman Sachs, Bank of America dan eBay, antara lain, juga dijadwalkan akan melaporkan kinerja keuangannya dalam minggu ini.



Data terakhir dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 pada kuartal pertama 2017 diperkirakan meningkat 10,4 persen dari tahun ke tahun, sementara pendapatan mereka diperkirakan meningkat 6,9 persen.

Sementara itu kegiatan bisnis meningkat pada kecepatan yang lebih rendah di Negara Bagian New York State, menurut perusahaan-perusahaan  yang menanggapi Survei Manufaktur Negara Bagian New York (Empire State) April 2017. Indeks kondisi bisnis umum turun 11 poin menjadi 5,2.


Logo Wall Street (REUTERS/Eric Thayer)

Di sisi ekonomi, kepercayaan pengembang di pasar untuk rumah keluarga tunggal yang baru dibangun tetap solid pada April, hanya turun tiga poin ke level 68 pada Indeks Pasar Perumahan (HMI) National Association of Home Builders/Wells Fargo setelah mencapai angka luar biasa tinggi pada Maret.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan kepada Financial Times pada Senin bahwa Partai Republik dapat menyelesaikan reformasi pajak tanpa memasukkan pajak penyesuaian perbatasan.

Pasar saham AS tutup pada Jumat untuk hari libur perayaan  Jumat Agung. Pada Kamis, saham-saham AS mengurangi kenaikan awal menjadi berakhir lebih rendah setelah militer AS menjatuhkan bom non-nuklir terbesar di Afghanistan dengan target pasukan Negara Islam di Suriah dan Irak (ISIS).

 


(ABD)