Penurunan Harga Emas Dunia Berlanjut

   •    Sabtu, 15 Dec 2018 08:04 WIB
harga emasemasekonomi dunia
Penurunan Harga Emas Dunia Berlanjut
Ilustrasi (AFP PHOTO/SAM PANTHAKY)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh lebih lanjut pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) terus meningkat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Mengutip Antara, Sabtu, 15 Desember 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari 2019, turun USD6,00 atau 0,48 persen menjadi menetap di USD1.241,40 per ons. Indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,4 persen menjadi 97,48 pada pukul 18.17 GMT.

Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) mengumumkan untuk mengakhiri program pembelian aset besar-besaran yang telah berlangsung selama empat tahun, sementara mempertahankan suku bunga utama untuk kawasan euro tidak berubah. Presiden ECB Mario Draghi mengakui risiko penurunan ekonomi zona euro.

Lemahnya kinerja ekonomi di zona euro, bersama dengan data penjualan ritel AS yang kuat untuk November, berkontribusi terhadap kenaikan USD. Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Jika USD menguat, emas berjangka biasanya akan turun, karena emas yang diukur dengan USD menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2019 turun sebanyak 21,8 sen AS atau 1,47 persen menjadi ditutup pada USD14,637 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD12,2 atau 1,53 persen menjadi menetap di USD785,30 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 496,87 poin atau 2,02 persen menjadi 24.100,51. Sedangkan S&P 500 turun 50,59 poin atau 1,91 persen menjadi 2.599,95. Indeks Nasdaq Composite turun 159,67 poin atau 2,26 persen menjadi 6.910,66.

Dow Jones merosot lebih dari 550 poin pada level terendahnya selama sesi perdagangan dan menukik ke penutupan terendahnya sejak Mei. S&P 500 merosot ke level penutupan terendah sejak April. Semua 11 sektor utama di S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan kesehatan dan teknologi masing-masing turun 3,37 persen dan 2,48 persen.


(ABD)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA