Harga Emas Dunia Tertekan Akibat Penguatan USD

   •    Selasa, 09 Jan 2018 09:31 WIB
harga emasemaskomoditasekonomi dunia
Harga Emas Dunia Tertekan Akibat Penguatan USD
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup melemah atau tertekan pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu terjadi karena gerak dolar Amerika Serikat (USD) yang menguat dan memberi tekanan pada harga denominasi USD untuk logam mulia tersebut.

Mengutip Xinhua, Selasa, 9 Januari 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD1,9 atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada USD1,320,40 per ounce. Indeks USD, yang mengukur USD terhadap enam rival mata uang utama lainnya, naik 0,4 persen menjadi 92,363 pada 1830 GMT, diperdagangkan di level tertinggi sejak 29 Desember.

Emas dan dolar sering bergerak terbalik karena dolar yang lebih kaya menumpulkan daya tarik investor yang menggunakan mata uang lainnya. Dalam artian, ketika USD menguat maka minat investor ke emas akan berkurang. Tentu ada harapan agar penguatan USD tidak menimbulkan efek negatif.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 14,1 sen atau 0,82 persen, untuk menetap di USD17,148 per ounce. Platinum untuk April naik USD1,2 atau 0,12 persen menjadi ditutup pada USD976,4 per ounce.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun ke USD1,1965 dari USD1,2050 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke USD1,3565 dari USD1,3571 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke USD0,7841 dari USD0,7868.

Sementara itu, USD membeli 113,08 yen Jepang, lebih rendah dari 113,14 yen pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9775 franc Swiss dari 0,9755 franc Swiss, dan bergerak ke 1,2423 dolar Kanada dari 1.2406 dolar Kanada.


(ABD)