Ekspor Uni Eropa ke Rusia Turun 10,7% Usai Sanksi

Angga Bratadharma    •    Senin, 09 Oct 2017 14:03 WIB
ekonomi eroparusiauni eropa
Ekspor Uni Eropa ke Rusia Turun 10,7% Usai Sanksi
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Vienna: Sanksi ekonomi antara Uni Eropa (UE) dan Rusia pada awal 2014 menyusul konflik Ukraina telah menyebabkan penurunan kinerja ekspor sebanyak 10,7 persen sampai 2016, sebuah studi baru di Austria mengungkapkan. Hal ini berpotensi melemahnya hubungan mitra dagang di antara kedua belah pihak.

Mengutip Xinhua, Senin 9 Oktober 2017, studi dari Institut Riset Ekonomi Austria (WIFO) mengatakan bahwa ketika mempertimbangkan pelemahan ekonomi Rusia maka penurunan tersebut bahkan lebih besar dari 15,7 persen per tahun selama jangka waktu yang ditentukan.

Dikatakan pada 2013 total ekspor UE ke Rusia mencapai 120 miliar euro (USD140 miliar), yang pada 2016 telah runtuh menjadi hanya 72 miliar euro (USD84 miliar). Studi tersebut mengaitkan sekitar 40 persen dari ekspor yang hilang, atau sekitar 30 miliar euro (USD35 miliar) dari total nilai, atas hasil sanksi tersebut.



Dan berkurangnya juga menyebabkan Rusia tergelincir dari mitra dagang terpenting keempat Uni Eropa ke posisi kelima, di belakang AS, Swiss, Tiongkok, dan Turki. Di Austria saja, sanksi tersebut diperkirakan telah menyebabkan penurunan ekspor ke Rusia sebesar 9,5 persen, dan menelan biaya sekitar 1 miliar euro (USD1,17 miliar).

Paling terpengaruh, bagaimanapun, adalah Siprus, yang mengalami jatuhnya ekspor sebesar 34,5 persen ke Rusia antara 2014 dan 2016, sementara ekspor Yunani (turun 23,2 persen) dan Kroasia (turun 21 persen) juga terkena dampak.

Menurut industri, sanksi Rusia tersebut berdampak pada ekspor produk pertanian UE dan bahan makanan paling banyak, dengan penurunan 22,5 persen. Ekspor barang jadi, khususnya mobil, mengalami penurunan 17,7 persen, sedangkan bahan baku, khususnya besi dan baja, turun sekitar 15 persen.

WIFO mencatat bahwa sebelum perselisihan tersebut, hubungan perdagangan terus mengalami peningkatan dengan ekspor Uni Eropa ke Rusia mengalami kenaikan sekitar 23,5 persen per tahun antara 2009 dan 2012.

 


(ABD)