Harga Minyak Dunia Diperdagangkan Beragam

Angga Bratadharma    •    Selasa, 11 Sep 2018 09:04 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Diperdagangkan Beragam
Ilustrasi (AFP PHOTO/AMER HILABI)

New York: Harga minyak dunia ditutup beragam pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah kekhawatiran bahwa badai tropis yang bergejolak di Atlantik akan melukai permintaan energi di Pantai Timur Amerika Serikat. Produksi minyak AS yang tertekan biasanya memberikan pengaruh terhadap harga minyak dunia.

Mengutip Xinhua, Selasa, 11 September 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun USD0,21 menjadi menetap di USD67,54 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November bertambah USD0,54 menjadi USD77,37 per barel di London ICE Futures Exchange.

Badai Florence di Atlantik diperkirakan mendekati pantai Carolina Selatan dan Carolina Utara pada Kamis, menurut National Hurricane Center. Beberapa analis mengatakan pasar menunjukkan kekhawatiran tentang badai dan potensinya untuk melemahkan permintaan energi di Pantai Timur AS.

Sementara itu, jumlah rig yang beroperasi di ladang minyak AS menurun dua hingga total 860 rig pekan lalu, perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes mengatakan dalam laporan mingguannya. Kondisi ini biasanya memberikan efek terhadap produksi minyak AS.



Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 59,47 poin atau 0,23 persen menjadi 25.857,07. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 5,45 poin atau 0,19 persen menjadi 2.877,13. Indeks Nasdaq Composite naik 21,62 poin atau 0,27 persen menjadi 7.924,16.

Nike dan Home Depot termasuk di antara para pemenang di indeks Dow Jones. Saham kedua perusahaan naik lebih dari dua persen pada penutupan. UnitedHealth dan Boeing berkinerja buruk, dengan saham perusahaan masing-masing meluncur 3,19 persen dan 2,12 persen.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan utilitas dan real estate memimpin kenaikan. Sektor teknologi naik lebih dari 0,3 persen. Nasdaq yang terlalu banyak menghasilkan teknologi kehilangan empat hari beruntun, didukung oleh saham reli Tesla. Saham pembuat kendaraan listrik AS naik 8,46 persen pada penutupan pasar.

 


(ABD)


Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

44 minutes Ago

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu proposal baru dari calon investor yang akan meny…

BERITA LAINNYA