Harga Minyak Dunia Tergelincir

Angga Bratadharma    •    Jumat, 09 Nov 2018 08:03 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Tergelincir
Ilustrasi (AFP PHOTO/Jonathan NACKSTRAND)

New Yok: Harga minyak dunia tergelincir pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena pasar global tetap bearish setelah kemerosotan Oktober di tengah kekhawatiran melimpahnya pasokan potensial dari produsen minyak utama dunia.

Mengutip Xinhua, Jumat, 9 November 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun USD1 untuk menetap di USD60,67 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD1,42 menjadi ditutup pada USD70,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

Administrasi Informasi Energi AS memproyeksikan dalam laporan mingguannya bahwa produksi minyak AS rata-rata akan mencapai 12,1 juta barel per hari pada 2019, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Laporan itu juga membukukan kenaikan ketujuh berturut-turut cadangan minyak mentah AS pekan lalu, naik 5,8 juta barel.

Selain itu, para pelaku pasar utama bergulat dengan kemungkinan surplus pasokan, karena OPEC dilaporkan mempertimbangkan pemotongan produksi minyak lagi tahun depan menyusul pembatasan produksi yang dikeluarkan pada 2017.



Sedangkan Rusia dan Arab Saudi dilaporkan memulai diskusi bilateral mengenai potensi pemangkasan produksi pada 2019, menurut Kantor berita Rusia TASS. Sementara itu, sentimen investor tertutup oleh ketidakpastian tentang bagaimana permintaan minyak akan berkembang, karena beberapa orang dalam industri memprediksi permintaan memburuk.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat sebanyak 10,92 poin atau 0,04 persen menjadi 26.191,22. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 7,06 poin atau 0,25 persen menjadi 2.806,83. Indeks Nasdaq Composite turun 39,87 poin atau 0,53 persen menjadi 7.530,88.

Kemudian bank sentral AS memutuskan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan setelah pertemuan dua hari berakhir pada Kamis waktu setempat. The Fed dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa pertumbuhan investasi tetap bisnis telah memoderasi dari kecepatannya yang cepat pada awal tahun, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

 


(ABD)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

22 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA