Minyak Dunia Lanjutkan Penguatan

   •    Kamis, 31 Jan 2019 07:48 WIB
minyak mentah
Minyak Dunia Lanjutkan Penguatan
Ilustrasi (FREDERIC J. BROWN/AFP)

New York: Harga minyak terus menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), didukung oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS yang lebih lemah dari perkiraan para analis dan pernyataan pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve menekan dolar Amerika Serikat (USD).

Mengutip Antara, Kamis, 31 Januari 2019, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik USD0,92 menjadi menetap pada USD54,23 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik USD0,33 menjadi ditutup di USD61,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah komersial AS naik 0,9 juta barel dari minggu sebelumnya, menurut laporan mingguan terbaru Badan Informasi Energi AS (EIA). Angka tersebut jauh dari ekspektasi para analis untuk kenaikan 3,2 juta barel, menurut sebuah jajak pendapat.

Selain itu, impor minyak mentah AS rata-rata mencapai 7,1 juta barel per hari (bph) pekan lalu, turun 1,11 juta barel per hari dari minggu sebelumnya. Minyak berjangka naik bersama dengan saham-saham minyak setelah Federal Reserve menjanjikan kesabaran dalam pembuatan kebijakan di masa depan tentang penyesuaian suku bunga acuannya.

"Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target untuk suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini," Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu juga menyeret dolar AS turun 0,5 persen di sekitar bel penutupan pasar valuta asing. Dolar AS yang menurun juga membuat minyak berjangka yang berdenominasi dolar AS lebih murah.


(ABD)