Kenaikan Saham Emiten Baja Iringi Penguatan Indeks Acuan Inggris

   •    Jumat, 06 Jul 2018 08:19 WIB
bursa efekbursa sahamekonomi inggris
Kenaikan Saham Emiten Baja Iringi Penguatan Indeks Acuan Inggris
Ilustrasi (FOTO: express)

London: Bursa saham Inggris ditutup naik atau menghijau pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terlihat dengan indeks acuan FTSE 100 naik sebanyak 0,40 persen atau 30,13 poin menjadi ditutup pada 7.603,22 poin.

Mengutip Xinhua, Jumat, 6 Juli 2018, Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional, melonjak 2,98 persen yang merupakan pemenang teratas dari saham unggulan. Grup Anglo American dan Ashtead masing-masing meningkat 2,82 persen dan 2,11 persen.

Perusahaan pengolahan makanan dan ritel multinasional Inggris, adalah pemain terburuk dalam saham unggulan dengan saham turun 4,16 persen. Berkeley kelompok kepemilikan, pengembang properti Inggris, turun 2,17 persen. Sekuritas lahan, pengembang properti komersial dan perusahaan investasi, turun 1,80 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 162,16 poin atau 0,67 persen menjadi 24.336,98. Sedangkan S&P 500 meningkat 15,29 poin atau 0,56 persen menjadi 2.728,51. Indeks Nasdaq Composite melonjak 51,40 poin atau 0,69 persen menjadi 7.554,07.

Pergerakan mengikuti sesi sebelumnya yang lebih rendah karena saham teknologi turun tajam dan membebani pasar. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) diharapkan untuk mempublikasikan risalah dari pertemuan bank sentral terbaru. Investor akan melihat melalui risalah dan mencari petunjuk tentang langkah kebijakan moneter masa depan.

Pada pertemuan Juni, the Fed menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat poin persentase. Investor juga memperhatikan beberapa data kunci. Hal itu dilakukan lantaran investor terus membidik keuntungan maksimal dari investasi di pasar saham AS.

Dalam pekan yang berakhir 30 Juni, angka awal untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 231 ribu atau meningkat sebanyak 3.000 dari tingkat revisi pekan sebelumnya sebesar 228 ribu, lapor Departemen Tenaga Kerja AS.

 


(ABD)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

3 hours Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA