Harga Emas Dunia Terpukul Kenaikan Ekuitas AS

   •    Jumat, 14 Jul 2017 08:17 WIB
harga emas
Harga Emas Dunia Terpukul Kenaikan Ekuitas AS
Ilustrasi emas. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Chicago: Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB). Ini merupakan kemunduran emas setelah naik tiga sesi berturut-turut, karena sebagian besar ekuitas AS diperdagangkan lebih tinggi.

Xinhua melansir, Jumat 14 Juli 2017, harga kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun USD1,8 atau 0,15 persen menjadi USD1.217,30 per ounce. Demikian seperti dikutip dari Antara.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 19,6 sen atau 1,23 persen, menjadi USD15,691 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD11,90 atau 1,29 persen menjadi USD907,1 per ounce.

Sebelumnya, pada Kamis 13 Juli, indeks Dow Jones berada di jalur untuk meraih sebuah rekor tertinggi baru, karena komentar Ketua Federal Janet Yellen telah cukup optimistis untuk mempertahankan momentum kenaikan saham-saham, sehingga membatasi kenaikan emas ketika para investor tetap hangat terhadap aset-aset berisiko.

Sehari sebelumnya, harga kontrak emas berjangka mencatat kenaikan hari ketiga berturut-turut, mempertahankan dorongan jangka pendek mereka dari ketidakpastian politik di AS. Meskipun pada saat bersamaan, Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengulangi kembali seruan untuk kenaikan suku bunga "bertahap" dalam kesaksiannya di Capitol Hill.

Para analis mengatakan logam mulia telah menemukan dukungan sebagai investasi safe haven di tengah gejolak politik di Gedung Putih, menyusul rilis surat elektronik atau email Donald Trump Jr yang terkait dengan sebuah pertemuan bersama seorang pengacara Rusia pada tahun lalu.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA