Harga Minyak Dunia Melemah Usai Laporan Badan Energi Internasional

Angga Bratadharma    •    Jumat, 13 Oct 2017 09:03 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Melemah Usai Laporan Badan Energi Internasional
Ilustrasi (AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah Departemen Energi Internasional melaporkan outlook bearish pasar. Departemen Energi pada Kamis menurunkan perkiraan permintaan minyak untuk 2018.

"Perkiraan pertumbuhan permintaan global kami tidak berubah pada 1,6 juta barel per hari pada 2017, atau 1,6 persen, dan 1,4 juta barel per hari pada 2018, atau 1,4 persen," kata laporan tersebut, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat 13 Oktober 2017.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 31,88 poin atau 0,14 persen menjadi 22.841,01. Lalu S&P 500 turun 4,31 poin atau 0,17 persen menjadi 2.550,93. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 12,04 poin atau 0,18 persen menjadi 6.591,51.

JP Morgan Chase melaporkan pendapatan kuartalan per saham USD1,76 dan pendapatan bersih sebesar USD26,2 miliar, mengalahkan ekspektasi pasar. Namun, investor khawatir dengan penurunan pendapatan pendapatan rata-rata industri perbankan sebesar 27 persen dari tahun ke tahun.

Sementara itu, pedagang juga fokus pada data persediaan minyak. Persediaan minyak mentah turun 2,7 juta barel pada 6 Oktober pekan menjadi 462,2 juta, 2,5 persen di bawah level setahun yang lalu, kata Administrasi Informasi Energi (EIA) dalam laporan mingguannya Kamis.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November turun USD0,70 untuk menetap di USD50,60 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD0,69 menjadi ditutup pada USD56,25 per barel di London ICE Futures Exchange.

 


(ABD)