Emas Dunia Melonjak Meski Federal Reserve Naikkan Suku Bunga

   •    Jumat, 17 Mar 2017 10:36 WIB
harga emas
Emas Dunia Melonjak Meski Federal Reserve Naikkan Suku Bunga
Koin emas (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), meskipun Federal Reserve sehari sebelumnya mengumumkan kenaikan suku bunga.

Mengutip Antara, Jumat 17 Maret 2017, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April mengalami kenaikan sebanyak USD26,4 atau 2,16 persen menjadi menetap di posisi sebesar USD1.227,10 per ounce.

Emas mendapat dukungan yang luas karena Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menaikkan suku bunganya, tetapi mengisyaratkan kecepatan yang lebih lambat untuk kenaikan suku bunga selanjutnya. FOMC mengisyaratkan bahwa mereka akan bertindak hati-hati ketika membuat keputusan tingkat suku bunga.

Banyak investor percaya The Fed akan menaikkan suku bunga dari 1,00 ke 1,25 selama pertemuan FOMC Juni. Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 1,00 ke 1,25 mencapai 4,0 persen pada pertemuan Mei dan 51 persen untuk pertemuan Juni, bersama dengan peluang 2,0 persen peningkatan ke tingkat 1,5.

Sementara itu, survei prospek bisnis yang baru saja dirilis oleh Federal Reserve Philadelphia menunjukkan General Business Conditions Index penting kini pada tingkat 32,8. Analis mencatat bahwa angka ini sedikit lebih baik dari perkiraan dan kemungkinan memberikan tekanan pada logam mulia.

Emas dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena Indeks Dolar AS naik 0,07 persen menjadi 100,61 pada pukul 18.15 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh.

Indeks Dow Jones Industrial Average AS sebagian besar tidak berubah, hanya turun empat poin, atau 0,02 persen pada pukul 18.15 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan, maka logam mulia biasanya turun.

Perak untuk pengiriman Mei naik 40,7 sen atau 2,41 persen menjadi ditutup pada USD17,33 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD21,6 atau 2,31 persen menjadi ditutup pada USD958,4 per ounce.


(ABD)