Kemenkeu Harap Kenaikan Fed Rate Tak Lebih dari 25 Basis Poin

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 16 Mar 2017 06:57 WIB
the fed
Kemenkeu Harap Kenaikan Fed Rate Tak Lebih dari 25 Basis Poin
Gedung The Fed (FOTO: Reuters).

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank sentral Amerika Serikat, the Federal Reserve akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur Fed (FMOC) Rabu 15 Maret waktu setempat. Kementerian Keuangan berharap kenaikannya tak akan melebihi 25 basis poin.

Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Scenaider C.H Siahaan mengatakan, jika melebihi angka itu maka pasar akan bereaksi negatif.

Dia mengatakan selama ini pasar keuangan sudah memperhitungkan (price in) kenaikan tersebut dalam batas 25 basis poin. Itu berarti dari kisaran 0,5-0,75 persen menjadi 0,75-1 persen.

"Kalau dia meleset naikin 50 basis pon, maka market akan goyang," kata Scenaider di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu 13 Maret 2017.

Dia mengatakan, jika negatif, maka pemerintah akan memberikan tekanan bagi penerbitan utang karena yield-nya akan ikut melonjak.

"Kalau Fed naikin pasarnya goyang, harusnya enggak dieksekusi, rugi kita risikonya berbede. Kalau 25 basis poin sudag dengan kondisi sekatang, yield-nya enggak akan naik juga," ujar dia.

Sekadar informasi, tahun ini target penerbitan utang sebesar Rp384,7 miliar. Sementara target bruto Surat Berharga Negara (SBN)  Rp597,03 triliun.

Jika dirinci jumlah SBN bruto terdiri dari SBN netto sebesar Rp399,99 triliun untuk menutupi defisit anggaran 2,41 persen, ditambah untuk membayar utang yang jatuh tempo di tahun depan Rp164,02 triliun, SBN cash management sebesar Rp30 triliun serta rencana buy back Rp3 triliun.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

2 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA