Harga Minyak Brent Stabil di USD51,35 per Barel

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 14 Mar 2017 07:46 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Brent Stabil di USD51,35 per Barel
Ilustrasi. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, New York: Kondisi harga minyak mentah dunia saat ini kembali tertekan karena pasokan produksi global yang berlimpah. Seperti pada perdagangan Senin waktu setempat ini, harga minyak terpantau melemah tipis.

Reuters melansir, Selasa 14 Maret, para investor bertanya-tanya apakah pembengkakan pasokan minyak mentah AS akan menghambat upaya OPEC untuk membatasi output dan mengurangi produksi global yang "kekenyangan".

Harga minyak telah mengalami kenaikan lebih dari dua bulan saat berkurangnya produksi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak. Sekarang, pasar menghadapi bukti bahwa produksi AS tetap tinggi dan global tetap kelebihan pasokan.

Adapun harga minyak mentah berjangka Brent LCOc1 menetap 2 sen menjadi USD51,35 per barel. Sesi terendah untuk Brent sempat mencapai USD50,85 per barel, terendah sejak 30 November. Sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) CLc1 menetap 9 sen menjadi USD48,40 per barel.

Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah catatan bahwa pihaknya tetap "sangat yakin" tentang kenaikan harga komoditas dengan perkiraan harga USD57,50 per barel untuk WTI pada kuartal kedua.

Data perusahaan pengebor AS, Baker Hughes memproyeksikan kenaikan rig minyak untuk minggu kedelapan berturut-turut, dan mereka telah mengumumkan rencana pertumbuhan produksi yang ambisius.

Seperti diketahui, OPEC dan produsen minyak utama lainnya, termasuk Rusia, mencapai kesepakatan pada akhir November untuk mengendalikan produksi oleh hampir 1,8 juta barel per hari (bph) pada semester pertama 2017.

Perusahaan top minyak Rusia, Rosneft, telah memperingatkan bahwa pemulihan dalam output minyak AS dapat mencegah OPEC dan produsen non-OPEC memperluas penurunan produksi dan mungkin menyebabkan perang harga baru.


(AHL)