Pembayaran Gaji Belum Selesai, Lufthansa Batalkan 1.700 Penerbangan

Angga Bratadharma    •    Rabu, 30 Nov 2016 11:26 WIB
pesawat lufthansa
Pembayaran Gaji Belum Selesai, Lufthansa Batalkan 1.700 Penerbangan
Pesawat Lufthansa (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Metrotvnews.com, Frankfurt: Lufthansa (LHAG.DE) telah membatalkan sebanyak 1.700 penerbangan selama dua hari ke depan. Adapun pembatalan itu lantaran adanya pemogokan kerja oleh para pilot karena persoalan sengketa pembayaran masih belum selesai secara tuntas.

Pekan lalu -perusahaan asal Jerman ini membatalkan hampir 2.800 penerbangan selama empat hari yang memberikan kerugian kepada lebih dari 350.000 penumpang- telah didera pemogokan kerja berkaitan dengan sengketa yang sudah terjadi sejak awal 2014 dan telah menelan kerugian ratusan juta euro.

Mengutip Reuters, Rabu 30 November, Union Vereinigung Cockpit (VC) menginginkan kenaikan gaji secara rata-rata tahunan sebanyak 3,7 persen untuk 5.400 pilot selama periode lima tahun dihitung sejak 2012. Pada aspek ini, VC menolak tawaran gaji terbaru yang ditawarkan oleh Lufthansa beberapa waktu yang lalu.

Baca: Lufthansa Batalkan 35 Penerbangan Akibat Aksi Mogok Kerja

Pilot mengumumkan bahwa pihaknya berencana untuk menyerang rute jarak pendek dan jarak jauh terkait sengketa ini. Lufthansa menyebut kondisi itu membatalkan sejumlah rute penerbangan dan masing-masingnya itu mempengaruhi kepentingan dari sebanyak 180.000 penumpang.


Pesawat Lufthansa (REUTERS/Michaela Rehle)


Lufthansa telah meminta pengadilan tenaga kerja di Munich untuk mengeluarkan perintah sementara untuk mencegah pemogokan. Namun demikian, pada pekan lalu, pengadilan tenaga kerja di Frankfurt menolak permintaan serupa.

Sebelumnya, maskapai terbesar Jerman Lufthansa (LHAG.DE) telah membatalkan sebanyak 35 penerbangan pada Minggu lalu. Pembatalan penerbangan itu sebagai dampak dari empat hari pemogokan oleh pilot terkait pembayaran dan diharapkan kondisi ini tidak berlangsung lama.

Baca: Lion Air Gandeng Lufthansa untuk Perawatan Pesawat

Tambahan pembatalan diumumkan oleh maskapai atas jumlah penerbangan dengan alasan pemogokan kerja yang dimulai beberapa waktu lalu dan memberi kerugian kepada sebanyak 350.000 penumpang. Tentu kondisi ini sangat disayangkan karena masyarakat yang terkena dampak buruknya.
(ABD)