Jack Ma Mundur sebagai Bos Alibaba

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 08 Sep 2018 10:32 WIB
alibaba
Jack Ma Mundur sebagai Bos Alibaba
Jack Ma (AFP/Fabrice COFFRINI)

New York: Salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma, memutuskan untuk mundur dari raksasa e-commerce Tiongkok ini. Usai pensiun, Jack Ma berencana lebih memusatkan perhatian pada kegiatan filantropis dan pendidikan yang menurutnya menjadi era baru untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya di masa mendatang.

Jack Ma adalah seorang guru bahasa Inggris sebelum mendirikan Alibaba pada 1999 dan membangunnya menjadi raksasa internet bernilai miliaran dolar. Melalui Alibaba, Jack Ma menjadi salah satu orang terkaya di dunia dan sosok terhormat di tanah airnya. Bahkan, Alibaba terus tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan besar di dunia.

Ma mengatakan kepada The New York Times bahwa ia berencana untuk mundur dari Alibaba saat ulang tahunnya yang ke-54. Menurutnya keputusan tersebut bukan akhir dari era, namun sebagai awal dari sebuah era. Usai pensiun, dirinya berencana mengabdikan waktu dan kekayaannya untuk pendidikan.

"Ada banyak hal yang dapat saya pelajari dari Bill Gates. Saya tidak pernah bisa menjadi kaya, tetapi satu hal yang dapat saya lakukan lebih baik adalah pensiun lebih awal," kata Jack Ma, seperti dikutip dari AFP, Sabtu, 8 September 2018.



Tidak hanya menggeluti bidang pendidikan, Jack Ma juga berencana memusatkan perhatian di bidang filantropis. Adapun Jack Ma adalah bagian dari generasi pengusaha miliarder yang mencetak kekayaan mereka di era digital di Tiongkok. Jack Ma menciptakan perusahaan terbesar dan paling sukses di Tiongkok dalam waktu kurang dari satu dekade.

"Saya pikir suatu hari nanti, dan segera, saya akan kembali mengajar," ungkap Jack Ma.

Lahir di sebuah keluarga miskin di Hangzhou, Provinsi Zhejiang Timur, Jack Ma pernah menjadi guru sebelum menemukan model bisnis berbasis internet. Setelah mengalami persoalan, Jack Ma yang kekurangan uang membujuk teman-temannya untuk memberinya USD60 ribu guna memulai Alibaba yang dioperasikan dari sebuah apartemen di Hangzhou.


Jack Ma (FOTO: AFP)

"Pertama kali saya menggunakan internet, saya menyentuh keyboard dan saya menemukan 'baik, ini adalah sesuatu yang saya percaya, itu adalah sesuatu yang akan mengubah dunia dan mengubah Tiongkok'," kata Jack Ma.

Alibaba, yang masih berkantor pusat di kota kelahirannya, awalnya menjalankan bisnis untuk menjual produk satu sama lain secara online tetapi segera berubah menjadi pasar ritel online terbesar di Tiongkok. Konsep tersebut mengubah cara orang-orang Tiongkok berbelanja dan membayar barang-barang, terutama melalui layanan pembayaran digital.

Ketika dirinya bersiap untuk meninggalkan Alibaba, Jack Ma adalah orang terkaya di Tiongkok dengan kekayaan bersih yang diperkirakan oleh Forbes mencapai sebesar USD38,6 miliar. Jack Ma telah menginspirasi karyawan dan penggunanya serta membandingkan dengan pendirinya Apple Steve Jobs, meski Ma menerapkan gaya manajemen yang lebih terbuka.

 


(ABD)