Minyak Dunia Kembali Melonjak

   •    Rabu, 06 Jun 2018 08:00 WIB
minyak mentah
Minyak Dunia Kembali Melonjak
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Minyak mentah Brent membalikkan kerugiannya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan terjadi setelah mencapai harga terendah dalam hampir sebulan menyusul laporan bahwa Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta Arab Saudi dan eksportir utama lainnya untuk meningkatkan produksi minyak.

Mengutip Antara, Rabu, 6 Juni 2018, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus, patokan global, naik 9 sen AS atau 0,12 persen menjadi menetap pada USD75,38 per barel di London ICE Futures Exchange. Brent menyentuh terendah USD73,81, tingkat terendah sejak 8 Mei.

Sementara itu, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Juli, bertambah 77 sen AS atau 1,2 persen menjadi menetap di USD65,52 per barel di New York Mercantile Exchange. WTI mencapai terendah sesi di USD64,22, terendah sejak 10 April.

Selisih untuk Brent terhadap WTI mencapai terendah sepanjang sesi USD9,38, pulih sedikit dari minggu lalu ketika selisihnya mencapai USD11,57, terbesar sejak Maret 2015. Perbedaan itu terlalu matang sehingga mendorong aksi ambil untung, kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates.



Pemerintah AS secara tidak resmi telah meminta Arab Saudi dan beberapa produsen OPEC lainnya untuk meningkatkan produksi minyak, tiga OPEC dan sumber industri mengatakan, meskipun tidak meminta besaran angka tertentu.

Sebelumnya pada Selasa pagi, 5 Juni, Bloomberg melaporkan bahwa Pemerintah AS telah meminta produsen-produsen untuk meningkatkan produksi minyak sekitar 1 juta barel per hari (bph). Pasokan OPEC cenderung lebih langsung memengaruhi harga Brent, sedangkan minyak mentah AS terikat pada pasokan AS.

Permintaan itu muncul setelah harga bensin eceran AS melonjak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun, dan Presiden Donald Trump pada April mengeluhkan kebijakan OPEC dan kenaikan harga minyak. Rata-rata nasional pada Selasa 5 Juni mencapai USD2,94 per galon reguler.

 


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA