Tiongkok Terus Upayakan Gerak Yuan Menguat

Angga Bratadharma    •    Senin, 28 Nov 2016 07:10 WIB
ekonomi chinationgkok
Tiongkok Terus Upayakan Gerak Yuan Menguat
Ilustrasi yuan (AFP PHOTO/FRED DUFOUR)

Metrotvnews.com, New York: Bank sentral Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk melakukan pertimbangan yang salah satunya mengenai bisnis yuan ke penilaian mengenai risiko makroprudsenial dalam sistem keuangan negara. Langkah itu diharapkan bisa menjaga pergerakan yuan terhadap akselerasi perekonomian Tiongkok.

Mengutip Reuters, Senin 28 November, awal tahun ini, Tiongkok memperkenalkan alat mengukur risiko yang dikenal sebagai Macro Prudential Assessment System (MPA) untuk memperhitungkan mengenai kecukupan modal dan leverage rasio bank, aset dan kewajiban, serta likuiditas dan risiko utang luar negeri.

Memperhitungkan risiko bisnis yuan ke lintas batas bank ke dalam sistem MPA bisa menggabungkan barang-barang seperti rasio arus yuan lintas batas untuk jumlah total arus keluar mata uang lokal dan asing. Hal semacam ini diharapkan bisa mendukung laju perekonomian Tiongkok, di tengah terjadinya ketidakpastian ekonomi global.

Baca: Tiongkok Hentikan Sementara Produksi Baja Tekan Polusi Udara

Adapun langkah itu akan memaksa bank untuk 'melakukan hal lebih lagi terhadap pendapatan bisnis yuan dan mengurangi aktivitas pengeluaran yuan'. Artinya tidak peduli seberapa besar permintaan klien, namun lebih kepada seberapa banyak keuntungan yang dapat ditawarkan dan bank harus mempertimbangkan secara matang antara pro dan kontranya.


Bendera Tiongkok (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Pemerintah Tiongkok telah memberlakukan serangkaian langkah-langkah untuk membendung lonjakan arus keluar mata uang dengan yuan CNY=CFXS yang sempat berada pada posisi terendah pada tahun tersebut terhadap menguatnya dolar Amerika Serikat (USD).

Baca: Yuan Tiongkok Melemah Jadi 6,9085 terhadap USD

Tiongkok berencana untuk memperketat kontrol atau pengawasan terhadap perusahaan Tiongkok yang memiliki keinginan berinvestasi di luar negeri. Langkah itu dilakukan sekuat tenaga untuk memperlambat dana yang melarikan diri, karena erat kaitannya dengan laju ekonomi secara keseluruhan.

 


(ABD)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

13 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA