Tiongkok Gelontorkan USD36 Miliar Realisasikan Proyek Kereta Api

Angga Bratadharma    •    Selasa, 29 Nov 2016 08:22 WIB
ekonomi chinationgkok
Tiongkok Gelontorkan USD36 Miliar Realisasikan Proyek Kereta Api
Bendera Tiongkok (AFP PHOTO/STR)

Metrotvnews.com, New York: Tiongkok telah menyetujui rencana pembangunan kereta api dengan dana sebesar 247 miliar yuan atau setara USD36 miliar. Langkah itu untuk meningkatkan jaringan transportasi antara Ibu Kota Beijing, Pelabuhan Kota Tianjin, dan provinsi tetangga yang merupakan bagian dari mengintegrasikan tiga wilayah tersebut.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan secara online bahwa rencana yang ada adalah akan membangun sebanyak sembilan proyek dengan total rel kereta sepanjang 1.100 kilometer. Proyek ini akan dibangun secara bertahap dan merupakan bagian dari rencana yang lebih luas di masa mendatang.

Mengutip Reuters, Selasa 29 November, dijelaskan bahwa saat ini populasi dari tiga daerah diperkirakan sekitar 110 juta jiwa. Pembangunan ini diharapkan bisa membawa keuntungan tersendiri dan pada akhirnya memiliki efek positif terhadap aktivitas ekonomi di masa-masa yang akan datang.

Baca: Tiongkok Hentikan Sementara Produksi Baja Tekan Polusi Udara

Sebelumnya, Tiongkok berencana untuk memperketat kontrol atau pengawasan terhadap perusahaan Tiongkok yang memiliki keinginan berinvestasi di luar negeri. Langkah itu dilakukan sekuat tenaga untuk memperlambat dana yang melarikan diri, karena erat kaitannya dengan laju ekonomi secara keseluruhan.



Bendera Tiongkok (Reuters/Bobby Yip)

Dewan Negara, Kabinet Tiongkok akan segera mengumumkan serangkaian langkah-langkah yang akan tunduk atas banyaknya penawaran investasi di luar negari dan memberikan pengawasan pengaturan yang terbilang ketat. Sejauh ini, banyak perusahaan Tiongkok memang berinvestasi di luar negeri.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dan badan perencanaan ekonomi akan memberlakukan 'kontrol ketat' atas setiap akuisisi asing senilai USD10 miliar, atau lebih. Kondisi itu juga akan mencakup perusahaan milik negara yang berminat unntuk membangun atau berinvestasi di sektor properti di luar nengeri dalam kesepakatan senilai USD1 miliar atau lebih.

Baca: Tiongkok Siap Perketat Pengawasan Investasi Asing

Mereka juga akan memberlakukan kontrol ketat pada perusahaan Tiongkok yang ingin berinvestasi sebesar USD1 miliar atau lebih dalam entitas di luar negeri yang tidak terkait dengan bisnis inti mereka. Sikap ini untuk menjaga momentum pertumbuhan dan menekan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

 


(ABD)