BoJ Pertahankan Suku Bunga Negatif 0,1%

Angga Bratadharma    •    Rabu, 21 Sep 2016 13:07 WIB
ekonomi jepang
BoJ Pertahankan Suku Bunga Negatif 0,1%
Seorang pria berjalan melewati Gedung Bank of Japan (BOJ) di Tokyo, Jepang (REUTERS/Kim Kyung Hoon)

Metrotvnews.com, New York: Bank of Japan (BoJ) menambahkan target suku bunga jangka panjang dalam program pembelian aset secara besar-besaran pada Rabu, merombak kerangka kebijakan dan terus berupaya mencapai target inflasi dua persen secepat mungkin.

Bank sentral Jepang juga menyatakan akan membiarkan target inflasi bergerak overshoot dengan menjaga pelonggaran kebijakan yang besar di mana komitmen sebelumnya adalah menjaga gerak kebijakan lebih mudah mencapai target dan menjaganya di arah yang stabil.

Pada kajian pertemuan dua hari yang berakhir Rabu, BoJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga negatif 0,1 persen yang berlaku atas kelebihan cadangan lembaga keuangan yang terparkir di bank sentral.

Target sasaran telah ditinggalkan dan sebagai gantinya menetapkan yield curve control di mana BoJ akan membeli obligasi pemerintah jangka panjang untuk menjaga imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun dari level sekarang ini dari nol persen.

"BoJ akan berusaha mencari tingkat suku bunga yang sesuai realitas dengan pengendalian kebijakan suku bunga jangka pendek dan jangka panjang, di mana hal itu akan ditempatkan sebagai inti kerangka kebijakan yang baru," kata Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/9/2016).

BoJ menegaskan akan terus membeli obligasi pemerintah jangka panjang dalam jalur cukup cepat sehingga keseimbangan kepemilikan bisa terus mengalami peningkatan sebesar 80 triliun yen (USD781 miliar) per tahun.

Di bawah kerangka kerja baru yang menambahkan yield curve control untuk kebijakan pelonggaran kuantitatif dan kualitatif saat ini maka BoJ akan memperdalam suku bunga negatif, dan menurunkan target suku bunga jangka panjang jika langkah itu memberikan kemudahan bagi ekonomi di masa mendatang.

Sebelumnya, BoJ melakukan pertemuan kebijakan selama dua hari yang berakhir pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan investor cemas menunggu hasil dari tinjauan kebijakan komprehensif yang dapat mengatur jalannya program stimulus moneter dari Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda di masa mendatang.


(ABD)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA