Saham Inggris Turun 0,24%

Angga Bratadharma    •    Selasa, 14 Nov 2017 09:02 WIB
bursa efekbursa sahamekonomi inggris
Saham Inggris Turun 0,24%
Ilustrasi (AFP PHOTO/ODD ANDERSEN)

London: Bursa saham Inggris mengalami penurunan pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan patokan Indeks FTSE 100 mengalami pelemahan sebanyak 0,24 persen atau 17,81 poin, ditutup pada 7.415,18 poin.

Mengutip Xinhua, Selasa 14 November 2017, Karnaval, perusahaan pelayaran, mengalami kenaikan sebanyak 1,71 persen, adalah saham yang menguat paling tajam yang merupakan saham unggulan. AstraZeneca dan Diageo masing-masing meningkat sebesar 1,23 persen dan 0,82 persen.

Babcock International Group, perusahaan layanan pendukung Inggris, adalah pemain terburuk dalam blue chips, dengan sahamnya turun 7,32 persen. Coca-Cola HBC, pembotolan terkemuka Coca-Cola Company, turun 4,45 persen. Perusahaan perawatan kesehatan multinasional, NMC, Health turun 2,29 persen.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 17,6 sen atau 1,04 persen, ditutup pada USD17,047 per ounce. Platinum untuk Januari berikutnya naik USD3,50 atau 0,38 persen, untuk menetap di USD935,60 per ounce.

Sementara itu, kekhawatiran bahwa pemotongan pajak perusahaan AS bisa tertunda sampai 2019 telah membuat greenback turun akhir-akhir ini, namun dolar berada di posisi yang kuat pada Senin menjelang data ekonomi utama, seperti inflasi dan klaim pengangguran.

Kemudian jumlah rig yang beroperasi di ladang minyak AS mengalami peningkatan sebesar sembilan menjadi total 738 rig minggu ini, kata perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada Jumat. Sejumlah sentimen biasanya memberikan efek terhadap pergerakan harga minyak.

 


(ABD)