Bursa Saham Tokyo Dibuka Melemah Usai Wall Street Tertekan

   •    Jumat, 10 Nov 2017 09:26 WIB
ekonomi chinationgkok
Bursa Saham Tokyo Dibuka Melemah Usai Wall Street Tertekan
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Tokyo: Saham-saham Tokyo dibuka mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat, setelah Wall Street turun tadi malam (Kamis waktu setempat), karena kekhawatiran bahwa pemotongan pajak perusahaan di AS mungkin tertunda selama satu tahun.

Mengutip Antara, Jumat 10 November 2017, pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 249,34 poin atau 1,09 persen, dari penutupan Kamis menjadi diperdagangkan di 22.619,37 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham di pasar Tokyo, berkurang 17,10 poin atau 0,94 persen menjadi diperdagngkan di 1.796,01 poin. Saham-saham yang terkait dengan produk karet, transportasi laut, dan tenaga listrik paling banyak mengalami penurunan pada menit-menit pembukaan perdagangan.

Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Hal itu terjadi karena para investor mempertimbangkan laporan-laporan laba perusahaan dan data ekonomi terbaru. Peritel-peritel terkemuka telah menyampaikan laporan laba kuartal ketiga yang beragam.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 101,42 poin atau 0,43 persen menjadi berakhir di 23.461,94 poin. Indeks S&P 500 merosot 9,76 poin atau 0,38 persen menjadi ditutup pada 2.584,62 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 39,06 poin atau 0,58 persen menjadi berakhir di 6.750,05 poin.

Kohl's membukukan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan, terhambat oleh biaya yang lebih tinggi dan beberapa badai dahsyat. Laba per saham perusahaan itu hanya USD0,70, lebih rendah dari ekspektasi Wall Street USD0,72. Saham Kohl's turun 6,57 persen menjadi diperdagangkan pada USD38,11 per saham pada awal perdagangan.

Sementara Macy's mencatat penurunan penjualan tajam, namun kontrol inventaris yang lebih ketat membantu meningkatkan margin keuntungan, yang memungkinkan pengecer melampaui ekspektasi laba para analis. Laba per saham Macy's mencapai 23 sen, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 19 sen. Namun, total penjualannya turun 6,1 persen menjadi USD5,28 miliar.


(ABD)