Eropa Harus Dorong Perusahaan AS Bayar Pajak yang Adil

Angga Bratadharma    •    Senin, 10 Jul 2017 14:07 WIB
ekonomi amerikaekonomi eropauni eropa
Eropa Harus Dorong Perusahaan AS Bayar Pajak yang Adil
Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire (REUTERS/Charles Platiau)

Metrotvnews.com, Prancis: Waktu telah tiba bagi Uni Eropa untuk membuat perusahaan multinasional seperti raksasa Amazon (AMZN.O), Facebook (FB.O), dan Google (GOOGL.O), membayar bagian pajak mereka yang adil. Hal itu menjadi penting karena berkaitan dengan laju perekonomian di masa mendatang.

"Saya dapat memberitahu Anda bahwa saat-saat kita hidup bukan untuk yang lemah," kata Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, dalam sebuah konferensi, di Kota Aix-en-Provence, selatan Prancis, seperti dikutip dari Reuters, Senin 10 Juli 2017.

Menurutnya, Uni Eropa perlu memberikan ketegasan bagi negara lain mengenai posisinya. Dalam hal ini, Uni Eropa harus bisa memberikan gambaran mengenai kepentingan untuk mendukung laju perekonomian. Apalagi, ketidakpastian ekonomi tengah melanda sekarang ini.



"Karena kita harus berurusan dengan Putin, Trump, atau Erdogan maka saatnya bagi Eropa untuk menarik diri dan membela kepentingannya sendiri. Untuk membuat Google, Amazon, dan Facebook membayar pajak atas mereka yang berutang di Eropa," tegasnya.

Perusahaan AS seperti Apple (AAPL.O) dan Starbucks (SBUX.O) yang baru-baru ini diperintahkan oleh Komisi Eropa untuk membayar kembali pajak ke negara-negara Uni Eropa telah menantang keputusan mereka. Tentu hal itu sangat disayangkan terjadi dan sudah seharusnya mengikuti peraturan yang berlaku.

Komentar Le Maire muncul setelah kepala Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan bahwa Uni Eropa akan merespons jika Amerika Serikat memberlakukan hukuman pada baja. Tentu ada harapan agar AS benar-benar bijak dalam menjalankan kebijakan perdagangannya.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA