Poundsterling Curi 'Panggung' di Asia

Angga Bratadharma    •    Rabu, 19 Apr 2017 12:32 WIB
bursa saham asia
Poundsterling Curi 'Panggung' di Asia
Ilustrasi (REUTERS/Sukree Sukplang)

Metrotvnews.com, Sydney: Poundsterling mencuri panggung di bursa saham Asia pada perdagangan Rabu, di tengah spekulasi keputusan mengejutkan Inggris untuk mengadakan pemilihan cepat. Kondisi itu dinilai dapat memberikan hasil yang lebih ramah bagi pergerakan pasar dalam "perceraian" Inggris dari Uni Eropa.

Mengutip Reuters, Rabu 19 April 2017, safe haven tetap mendapat dukungan karena emas dan obligasi mengalami kenaikan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) di Prancis dan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Utara (Korut).

Sedangkan ekuitas sebagian besar dijauhi dengan indeks saham Asia Pasifik yang paling luas di luar Jepang .MIAPJ0000PUS mengalami penurunan sebanyak 0,6 persen ke level terendah sejak pertengahan Maret.



Nikkei Jepang N225 berhasil stabil untuk saat ini, namun Shanghai .SSEC memperpanjang pergerakannya yang baru-baru ini dengan penurunan 1,4 persen. Pasar Tiongkok telah jatuh selama empat sesi berturut-turut karena kekhawatiran peraturan yang lebih ketat.

Poundsterling berada di atas level tertinggi enam bulan terhadap USD yang melonjak saat Perdana Menteri Inggris Theresa May mengadakan pemilihan umum awal pada 8 Juni, berusaha untuk memperkuat partainya menjelang perundingan Brexit.


Perdana Menteri Inggris Theresa May (REUTERS/Damir Sagolj)

"Kami berharap keputusan PM Inggris kemungkinan akan memberikan lebih banyak waktu serta ruang untuk manuver dalam negosiasi Brexit karena dia tidak akan bergantung pada kelompok pinggiran di partainya sendiri," kata Kepala Strategi Politik Global Citi Tina Fordham.

Adapun hal itu diperkirakan dapat mengurangi risiko kegagalan negosiasi dan dengan demikian menjadikan Brexit yang kacau. Terlepas dari itu semua, tetap ada peluang untuk Inggris membalikkan keputusan terkait meninggalkan Uni Eropa atau membatalkan Brexit.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA