Wall Street Tertekan Usai Kenaikan Suku Bunga AS

Angga Bratadharma    •    Kamis, 14 Jun 2018 07:04 WIB
wall street
Wall Street Tertekan Usai Kenaikan Suku Bunga AS
Ilustrasi (Jin Lee/Bloomberg)

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah atau tertekan pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga. Adapun the Fed menaikkan suku bunga menjadi di kisaran 1,75 sampai dengan dua persen, sejalan dengan perkembangan ekonomi.

Mengutip Xinhua, Kamis, 14 Juni 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 119,53 poin atau 0,47 persen menjadi 25.201,20. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 11,22 poin atau 0,40 persen menjadi 2,775.63. Indeks Nasdaq Composite turun 8,09 poin, atau 0,11 persen, menjadi 7.695,70.

Sementara itu, Nasdaq mencapai rekor tertinggi dalam perdagangan intraday sebagai keputusan hakim federal untuk mengizinkan tawaran AT & T untuk Time Warner menaikkan valuasi di industri media. Twenty-First Century Fox naik 7,48 persen menjadi ditutup pada USD43,41. Perusahaan televisi dan film online Netflix reli 4,43 persen.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir naik 0,5 persen pada Mei berdasarkan penyesuaian musiman, sebagian besar didorong oleh kenaikan harga bensin. Dalam 12 bulan hingga Mei, indeks meningkat 3,1 persen atau kenaikan 12 bulan terbesar sejak Januari 2012.



Sementara itu, Federal Reserve menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat poin persentase yang merupakan kenaikan suku bunga kedua tahun ini dan ketujuh sejak akhir 2015. The Fed mengatakan pasar tenaga kerja AS terus menguat dan kegiatan ekonomi telah meningkat pada tingkat yang solid dengan belanja rumah tangga meningkat.

"Mengingat kondisi pasar kerja dan inflasi yang direalisasikan dan diharapkan, Komite Pasar Terbuka (Federal Open Market) memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga," kata bank sentral dalam keterangan resminya.

The Fed juga mengatakan baik keseluruhan inflasi dan apa yang disebut inflasi inti untuk barang-barang selain makanan dan energi telah bergerak mendekati dua persen, menunjukkan bahwa pejabat Fed semakin yakin tentang inflasi untuk mencapai target dua persen.

 


(ABD)


Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

2 hours Ago

Pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 telah resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018). Acara…

BERITA LAINNYA