Data Pekerjaan Positif Topang Penguatan USD

   •    Jumat, 19 May 2017 07:45 WIB
dolar as
Data Pekerjaan Positif Topang Penguatan USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan tersebut didukung data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan.

Mengutip Antara, Jumat 19 Mei 2017, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,41 persen menjadi 97,978 pada akhir perdagangan Kamis 18 Mei 2017.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1098 dari USD1,1155 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merosot menjadi USD1,2932 dari USD1,2963 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7417 dari USD0,7425.

Dolar AS dibeli 111,55 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,94 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9806 franc Swiss dari 0,9785 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3616 dolar Kanada dari 1,3635 dolar Kanada.

Dalam pekan yang berakhir 13 Mei, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman turun 4.000 dari tingkat minggu sebelumnya, yang tidak direvisi, menjadi 232.000, lebih rendah dari konsensus pasar 240.000 menurut laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada Kamis.

Rata-rata pergerakan empat-minggu mencapai 240.750, turun 2.750 dari rata-rata minggu lalu yang tidak direvisi sebesar 243.500. Para analis memperkirakan data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan, meningkatkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga saat mereka bertemu pada 13-14 Juni.

Sementara itu, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni mencapai sekitar 74 persen, menurut alat FedWatch CME Group. Sejauh ini, investor masih terus melihat perkembangan kebijakan dari the Fed terkait suku bunganya.

 


(ABD)

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif
Biaya Isi Ulang Uang Elektronik Diatur

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif

59 minutes Ago

Seharusnya Bank Indonesia (BI) memberikan insentif bagi masyarakat karena sudah membantu menjal…

BERITA LAINNYA