Harga Minyak Menguat Tipis Usai Persediaan AS Naik

   •    Kamis, 15 Feb 2018 08:02 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Menguat Tipis Usai Persediaan AS Naik
Ilustrasi (AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL)

Houston: Persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) meningkat dalam pekan yang berakhir 9 Februari. Namun sektor penyulingan memasukkan 635.000 barel per hari, kurang dari rata-rata minggu sebelumnya, menurut laporan Badan Informasi Energi AS (EIA).

Mengutip Antara, Kamis, 15 Februari 2018, harga untuk West Texas Intermediate (WTI), patokan AS untuk harga minyak, meningkat 0,37 persen menjadi USD59,41 per barel. Sementara minyak Brent meningkat 0,64 persen menjadi USD63,12 per barel, sekitar USD7,0 lebih rendah dari harga tertinggi untuk keduanya yang dicetak pada akhir tahun lalu.

Menurut Laporan Mingguan Status Minyak oleh EIA, persediaan minyak mentah komersial AS, tidak termasuk Cadangan Minyak Strategis, dalam minggu yang berakhir 9 Februari, meningkat sebanyak 1,8 juta barel dari minggu sebelumnya.

Pada 422,1 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada di kisaran harga rata-rata terendah sepanjang tahun ini. Total produk yang dipasok selama periode empat minggu terakhir rata-rata di atas 20,7 juta barel per hari, naik 6,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.



Selama empat minggu terakhir, produk bensin motor dipasok rata-rata 9,0 juta barel per hari, naik 6,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Produk bahan bakar distilasi yang dipasok rata-rata lebih dari 4,0 juta barel per hari selama empat minggu terakhir, naik 6,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Produk bahan bakar jet yang dipasok turun 0,6 persen dibanding periode empat minggu yang sama tahun lalu. Harga minyak pulih sedikit setelah penambahan persediaan minyak mentah yang diumumkan pada Rabu pagi lebih kecil dari yang diperkirakan.

Pekan lalu, EIA memperkirakan harga spot Brent akan mencapai rata-rata sekitar USD62 per barel di 2018 dan 2019, dibandingkan rata-rata USD54 per barel pada 2017. Lembaga tersebut juga memperkirakan harga minyak mentah WTI akan mencapai rata-rata USD4,0 lebih rendah daripada harga Brent di 2018 dan 2019.

 


(ABD)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

20 hours Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA