Bursa AS Tergerus Masalah Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 02 Dec 2017 09:52 WIB
wall street
Bursa AS Tergerus Masalah Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

New York: Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Jumat, setelah mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Flynn mengaku bersalah berbohong kepada Biro Investigasi Federal mengenai kontaknya yang tidak semestinya dengan Rusia.

Melansir Xinhua, Sabtu, 2 Desember 2017, indeks Dow Jones Industrial Average turun 40,76 poin atau 0,17 persen menjadi 24.231,59. Indeks S & P 500 merosot 5,36 poin atau 0,20 persen menjadi 2.642,22. Indeks Nasdaq Composite turun 26,39 poin atau 0,38 persen menjadi 6.847,59.

"Pembelaan dan kesepakatan saya yang salah untuk bekerja sama dengan kantor pengacara khusus tersebut mencerminkan sebuah keputusan yang saya buat untuk kepentingan terbaik keluarga dan negara saya. Saya akan menerima tanggung jawab penuh atas tindakan saya," tutur Flynn mengatakan kepada pengadilan di Washington DC.

Analis mengatakan ketidakpastian politik telah membebani pasar keuangan. Ketiga indeks utama tersebut turun tajam setelah berita tersebut, dengan Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 300 poin sekitar tengah hari.

Emas berjangka dan obligasi AS menguat menyusul berita tersebut saat Wall Street segera melarikan diri ke aset safe haven.

Sementara itu, investor juga menantikan pemungutan suara Senat tentang reformasi perpajakan. Media melaporkan bahwa saham tersebut mengurangi kerugian mereka setelah Senator Mitch McConnell mengatakan bahwa mereka memiliki suara untuk mengeluarkan tagihan pajak Senat.

Komite Anggaran Senat AS pada Selasa menyetujui tagihan pajak Republik untuk merombak kode pajak AS, mengirimkannya ke lantai Senat untuk memberikan suara.

Partai Republik sebelumnya berharap bisa melewati sebuah rencana pada Kamis malam atau Jumat dini hari, namun terpaksa menunda pemungutan suara setelah sebuah kemunduran.

Ekuitas AS telah membukukan kenaikan yang solid dan mencatat rekor tertinggi beberapa kali sejak Hari Pemilu, sebagian didorong oleh ekspektasi pajak perusahaan yang lebih rendah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun di atas angka 24.000 pada Kamis, karena investor memiliki harapan tinggi bahwa Partai Republik berada di ambang pemugaran kode pajak terbesar dalam waktu sekitar tiga dekade.

"Kami tetap positif terhadap ekuitas AS mengingat kekuatan pendapatan perusahaan, kemajuan dalam reformasi pajak perusahaan, dan iklim ekonomi internasional yang sangat mendukung," Humberto Garcia, kepala alokasi aset global untuk Bank Leumi USA, mengatakan kepada Xinhua.


(AHL)