Rupiah Lesu, Dunia Usaha tak Bisa Sembarang Naikkan Harga

Desi Angriani    •    Selasa, 29 May 2018 09:14 WIB
rupiah melemahdunia usaha
Rupiah Lesu, Dunia Usaha tak Bisa Sembarang Naikkan Harga
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. (FOTO: Medcom.id/Desi)

Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan pelemahan rupiah di level Rp14.000 per USD tak serta merta membuat dunia usaha menaikkan harga. Pasalnya, restrukturisasi harga tak cuma mengikuti perkembangan bahan baku tapi juga mempertimbangkan daya beli masyarakat.

"Tidak otomatis harga itu bisa dinaikkan," ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

Hariyadi mengungkapkan tingginya biaya produksi akibat mahalnya harga bahan baku dapat diakali dengan melakukan diversifikasi produk. Namun, peninjauan harga tetap dilakukan dengan mengikuti perkembangan kurs rupiah.

"Jadi yang dilakukan adalah melakukan diversifikasi produk kalau itu produk yang berkaitan dengan consumer good apakah kemasannya dikecilkan," tuturnya.

Jika depresiasi mata uang Garuda terus berlanjut maka akan berimbas pada penurunan kapasitas produksi. Pengusaha tak bisa memaksakan kegiatan produksi selama harga bahan baku terus meroket.

Untuk itu, Apindo berharap pemerintah maupun Bank Indonesia dapat mengembalikan kestabilan nilai tukar agar menimbulkan kepastian bagi dunia usaha.

"Kami berharap pelemahan rupiah ini bisa segera mencapai titik baru, kalau sekarang terus bergerak agak susah market merespons," pungkasnya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bertengger di level Rp14.000. Namun mata uang Garuda ini mulai menguat beberapa waktu terakhir hingga Rp14.030 pada Senin 28 Mei 2018.


(AHL)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

36 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA