Di Tengah Perang Dagang

Tiongkok Kehilangan Status sebagai Pasar Saham Terbesar Kedua di Dunia

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 04 Aug 2018 13:03 WIB
ekonomi chinationgkokPerang dagang
Tiongkok Kehilangan Status sebagai Pasar Saham Terbesar Kedua di Dunia
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Beijing: Financial Times (FT) melaporkan bahwa pasar saham Tiongkok harus melepas predikat mereka sebagai pasar saham terbesar kedua di dunia ke Jepang. Adapun nilai pasar saham Tiongkok memiliki total USD6,09 triliun pada penutupan pasar Kamis waktu setempat (Jumat WIB) mengacu data dari Bloomberg.

FT menilai angka itu lebih kecil dibandingkan dengan nilai pasar saham Jepang yang mencapai USD6,16 triliun pada akhir sesi perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pasar saham Tiongkok telah melampaui Jepang dalam konteks nilai pasar pada November 2014 dan menjadi yang terbesar kedua di dunia.

"Sedangkan pasar saham AS terus menjadi yang terbesar di dunia dengan nilai pasar saham sebesar USD31 triliun pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB)," ungkap FT, seperti dilansir dari CNBC, Sabtu, 4 Agustus 2018.



Perubahan peringkat terjadi setelah pasar saham Asia menurun di sesi sebelumnya di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan setelah Amerika Serikat menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan menaikkan tarif yang diusulkan pada USD200 miliar atas barang-barang Tiongkok menjadi 25 persen dibandingkan dengan yang diumumkan 10 persen pada awalnya.

Bursa saham Tiongkok telah terpukul pada tahun ini karena ketidakpastian atas hubungan perdagangan Beijing dengan AS yang terus berlanjut. Shanghai Composite telah jatuh sekitar 17 persen di tahun ini dan lebih dari 23 persen di bawah level tertinggi 52 minggu di penutupan pasar pada Jumat waktu setempat.

Pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), Shanghai Composite memperpanjang penurunan terlihat di sesi terakhir yakni jatuh 0,97 persen menjadi ditutup pada 2.741,08, sementara CSI 300, yang melacak saham unggulan yang diperdagangkan di Shanghai dan Shenzhen, turun 1,65 persen. Patokan Jepang Nikkei 225 ditutup lebih tinggi 0,06 persen pada akhir perdagangan.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA