BoJ Alami Kerugian Pertama Kalinya dalam 4 Tahun Terakhir

Angga Bratadharma    •    Selasa, 29 Nov 2016 07:03 WIB
ekonomi jepang
BoJ Alami Kerugian Pertama Kalinya dalam 4 Tahun Terakhir
Seorang pejalan kaki melintas di depan Bank of Japan (REUTERS/Yuya Shino)

Metrotvnews.com, Tokyo: Bank of Japan (BoJ) mencatat kerugian bersih terhadap perolehan laba untuk pertama kalinya dalam kurun waktu empat tahun dan melihat rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) meluncur. Kondisi ini menggarisbawahi ketegangan atas program pembelian aset yang agresif dan meletakkan neraca keuangan yang besar.

Keuntungan dari kepemilikan obligasi pemerintah oleh bank sentral pada periode April-September juga tercatat mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Hal itu sebagai stimulus agresif yang didorong ke bawah dan berada pada tingkat yang sangat rendah.

"Sangat penting untuk memastikan keadaan keuangan kami tetap sehat," kata seorang pejabat di BoJ, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (29/11/2016).

Baca: BoJ Diperkirakan Tahan Perluas Stimulus

Sementara rugi bersih terutama disebabkan oleh penguatan mata uang yen yang menggerus nilai kepemilikan aset asing. BoJ dalam laporannya menyoroti kerusakan moneter yang cukup radikal atas bank yang menimbulkan atau memberikan gangguan terhadap kesehatan keuangan.


Pria berjalan menuju Gedung Bank of Japan (BoJ) di Tokyo, Jepang (REUTERS/Toru Hanai)

BoJ menderita kerugian bersih sekitar 200,2 miliar yen atau setara USD1,8 miliar pada semester pertama di tahun fiskal pada 2016, memberikan tinta merah terhadap pertengahan tahun untuk pertama kalinya dalam kurun waktu empat tahun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama maka BoJ mengalami keuntungan sebesar 628,8 miliar yen.

Keuntungan dari kepemilikan obligasi pemerintah Jepang atau Japanese Government Bond (JGB) seperti melalui pembayaran bunga mengalami penurunan sebanyak 1,7 persen menjadi sebesar 628,4 miliar yen, yang merupakan efek dari kebijakan pelonggaran BoJ dan mendorong ke bawah hasil di kurva.

Baca: Ketidakpastian Global Buat BoJ Mulai Khawatir

Rasio kecukupan modal atau CAR bank mengalami penurunan menjadi di angka 8,0 persen pada akhir September, turun sebanyak 0,05 poin dari Maret dan mencocokkan tingkat minimum yang dianggap lebih baik untuk memulihkan kesehatan keuangan.

 


(ABD)