Pesona Emas Dunia Memudar

   •    Sabtu, 19 Jan 2019 08:03 WIB
harga emasemasekonomi dunia
Pesona Emas Dunia Memudar
Ilustrasi (AFP/Joe Klamar)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (USD) dan kenaikan di pasar ekuitas. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, turun USD9,70 atau 0,75 persen menjadi di USD1.282,60 per ons.

Mengutip Antara, Sabtu, 19 Januari 2019, ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari aset-aset safe haven, seperti emas. Sebaliknya, ketika ekuitas merugi maka logam mulia biasanya menjadi incaran para investor.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak lebih dari satu persen di tengah meningkatnya harapan untuk lebih banyak kemajuan dalam perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga naik secara signifikan pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 336,25 poin atau 1,38 persen menjadi 24.706,35. Sedangkan indeks S&P 500 naik 34,75 poin atau 1,32 persen menjadi 2.670,71. Indeks Komposit Nasdaq naik 72,76 poin atau 1,03 persen menjadi 7.157,23.

Saham yang sensitif terhadap perdagangan, Caterpillar dan Boeing masing-masing naik 2,18 persen dan 1,57 persen, di antara saham yang berkinerja terbaik dalam indeks 30-saham. Semua 11 sektor S&P 500 utama maju, karena energi dan industri memimpin kinerja lebih tinggi.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (USD), ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik sekitar 0,3 persen pada siang hari. Ketika USD naik, itu membuat emas yang dihargai dalam USD menjadi kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun sebanyak 13,7 sen AS atau 0,88 persen, menjadi ditutup pada USD15,399 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD10,2 atau 1,26 persen menjadi USD802,10 per ons.


(ABD)