Harga Minyak Dunia Jatuh

   •    Sabtu, 01 Dec 2018 09:02 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Jatuh
Ilustrasi (FREDERIC J. BROWN/AFP)

New York: Harga minyak dunia jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), tertekan kekhawatiran kelebihan pasokan dan dolar Amerika Serikat (USD) yang kuat. Tetapi kerugian dibatasi oleh harapan bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia akan menyetujui beberapa bentuk pengurangan produksi minggu depan.

Mengutip Antara, Sabtu, 1 Desember 2018, kedua patokan, minyak mentah Brent dan minyak mentah, masih memiliki bulan terlemah mereka dalam lebih dari 10 tahun pada November, kehilangan lebih dari 20 persen karena pasokan global telah melampaui permintaan.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun USD0,80 atau 1,3 persen menjadi USD58,71 per barel di London ICE Futures Exchange, menjelang berakhirnya kontrak berjangka Januari. Minyak mentah Brent berjangka paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan USD0,45 menjadi menetap di USD59,46 per barel.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun sebanyak USD0,52 atau 1,00 persen, menjadi menetap di USD50,93 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak juga berada di bawah tekanan karena USD menguat terhadap sejumlah mata uang, ketika investor berharap bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok akan mencapai kesepakatan atas pembicaraan perdagangan. USD yang lebih kuat membuat minyak yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Bloomberg melaporkan komite penasihat OPEC menyatakan terjadi penurunan produksi sebesar 1,3 juta barel per hari dari tingkat bulan lalu, kata para pedagang.

"Harga minyak memantul kembali pada Jumat sore 30 November menyusul laporan bahwa komite OPEC telah menyatakan penurunan 1,3 juta barel per hari dari level Oktober," kata Analis Pasar di broker berjangka Forex.com, Fawad Razaqzada.

Sebelum pertemuan OPEC di Wina, tiga produsen teratas dunia -Amerika Serikat, Rusia, dan Arab Saudi- akan menjadi bagian dari pertemuan G20 akhir pekan ini di Buenos Aires, Argentina. Menteri Energi Rusia Alexander Novak akan bertemu dengan mitranya dari Saudi pada KTT G20 di Argentina dan membahas pengurangan produksi minyak pada 2019.


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA