Minyak Jatuh Akibat Perang Dagang AS-Tiongkok

   •    Kamis, 09 Aug 2018 08:00 WIB
minyak mentah
Minyak Jatuh Akibat Perang Dagang AS-Tiongkok
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak jatuh sekitar tiga persen pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan harga minyak terjadi lantaran sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok meningkat lebih lanjut dan setelah data impor Tiongkok menunjukkan perlambatan dalam permintaan energi.

Mengutip Antara, Kamis, 9 Agustus 2018, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober merosot USD2,37 atau 3,17 persen menjadi menetap di USD72,28 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun USD2,23 atau 3,22 persen dan menjadi ditutup pada USD66,94 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah mencapai terendah sejak 22 Juni di USD66,32.

Tiongkok menerapkan tarif tambahan sebesar 25 persen pada impor senilai USD16 miliar atas barang-barang AS mulai dari bahan bakar dan produk baja hingga mobil dan peralatan medis. Perang dagang yang meningkat telah mengguncang pasar global. Investor khawatir perlambatan potensial dari dua ekonomi terbesar dunia akan memangkas permintaan untuk komoditas.



"Perang perdagangan AS-Tiongkok akan memburuk, dan dampaknya terhadap harga minyak akan bertahap sesuai perkembangan situasi," kata Analis Energi Senior Interfax Energy Abhishek Kumar, di London.

Minyak mentah dan produk olahan yang dipengaruhi oleh tarif tambahan yang akan mengurangi daya saing mereka di pasar Tiongkok. Impor minyak mentah Tiongkok sedikit pulih pada Juli setelah mencatat dua penurunan bulanan berturut-turut, tetapi tetap rendah karena penurunan permintaan dari kilang-kilang independen yang lebih kecil.

Pengiriman ke pengimpor minyak mentah terbesar dunia bulan lalu naik menjadi 8,48 juta barel per hari dari 8,18 juta barel per hari setahun sebelumnya dan 8,6 juta barel per hari pada Juni, menurut data pabean. Namun, impor Juli masih yang terendah ketiga sejauh tahun ini.

 


(ABD)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA