Dolar AS Stabil Menguat di Tengah Perdagangan yang Bergejolak

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 07 Feb 2018 08:33 WIB
dolar as
Dolar AS Stabil Menguat di Tengah Perdagangan yang Bergejolak
Ilustrasi. (Foto: Antara/Agung Rajasa).

New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) stabil menguat dibandingkan perdagangan sebelumnya setelah saham AS ditutup menguat pada hari perdagangan yang bergejolak Selasa waktu setempat.

Melansir Xinhua, Rabu, 7 Februari 2018, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,04 persen menjadi 89,590.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun ke 1,2391 dolar dari 1,2400 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merosot ke 1,3958 dolar dari 1,4001 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7887 dolar dari 0,7901 dolar.

Sedangkan dolar AS membeli 109,36 yen Jepang, lebih rendah dari 109,71 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9361 franc Swiss dari 0,9356 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,2522 dolar Kanada dari 1.2503 dolar Kanada.

Analis mengatakan dolar mengembalikan keuntungan karena investor berhenti menumpuk untuk menghindari risiko. Perdagangan Selasa berada di sisi yang lebih tipis karena investor mengakses apa yang bisa terjadi selanjutnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 567,02 poin atau 2,33 persen menjadi 24.912,77. Sementara itu indeks S & P 500 meningkat 46,20 poin atau 1,74 persen menjadi 2.695,14. Serta indeks Nasdaq Composite naik 148,36 poin atau 2,13 persen menjadi 7.115,88.

Indeks Dow Jones pada perdagangan Senin diperdagangkan anjlok mendekati 1.000 poin sepanjang sesi. Ini turun lebih dari 500 poin dan rebound sesaat kemudian menguat satu persen dan kemudian terkoreksi kembali hampir dua persen sebelum kembali ke zona hijau.


(AHL)