Sejak 2002, Kekayaan Global Meningkat Dua Kali Lipat

   •    Kamis, 07 Dec 2017 10:14 WIB
laporkan kekayaanekonomi dunia
Sejak 2002, Kekayaan Global Meningkat Dua Kali Lipat
Ilustrasi. (FOTO: MI/RAMDANI)

Jenewa: Credit Suisse Research Institute melaporkan dunia diperkirakan menghasilkan USD60 triliun dalam lima tahun ke depan. Laporan yang dihasilkan oleh unit penelitian bank terbesar kedua di Swiss itu memaparkan Laju keseluruhan penciptaan kekayaan akan menjadi relatif moderat.

"Tidak mengherankan, negara-negara emerging markets akan maju lebih dinamis daripada negara-negara maju," laporan tersebut mencatat, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 7 Desember 2017.

Adapun dalam hal segmen kekayaan, hampir seperempat populasi global akan masuk kelas menengah pada 2022.

"Tiongkok, India dan zona Euro juga memberikan kontribusi besar terhadap tingkat rekor baru kekayaan global, setara dengan USD56.540 per orang dewasa," kata laporan tersebut.

Sejak 2000, kekayaan global telah meningkat lebih dari dua kali lipat, laporan tersebut mengatakan. Namun, krisis keuangan global sangat mengubah laju dan pola penciptaan kekayaan yang diamati sampai 2007.

Perbedaan nyata membagi dekade pertama abad baru menjadi dua periode yang berbeda: krisis pra dan pasca krisis keuangan. Sebelum krisis, kekayaan global tumbuh pada laju tahunan sebesar 9,5 persen.

"Setelah mencatat penurunan yang sangat tajam sebesar minus 12,6 persen pada 2008, agregasi kekayaan dilanjutkan pada tingkat yang jauh lebih moderat hanya 3,8 persen per tahun. Dan tampaknya tidak akan bertambah cepat dalam waktu dekat," kata laporan tersebut.

Laporan tersebut memproyeksikan bahwa pada tahun-tahun mendatang kekayaan akan terus tumbuh dengan kecepatan yang sangat mirip, dan pada 2022 dunia akan mendapatkan lebih kaya sebesar USD60 triliun.

Sementara tingkat kenaikan kekayaan tahunan diproyeksikan menjadi 3,3 persen untuk negara-negara maju, yang sedikit di bawah rata-rata global, perkiraan untuk negara-negara berkembang hampir dua kali lipat sekitar 6,5 persen, kata laporan tersebut.

Antara 2000 dan 2017, negara-negara berkembang meningkatkan pangsa kekayaan global mereka dari 11 persen menjadi 19 persen.

"Dan mereka ditetapkan untuk pertumbuhan lebih lanjut: Dalam lima tahun ke depan mereka diharapkan mengumpulkan kekayaan dua kali lebih cepat dari pasar negara-negara maju dan memegang sebanyak 22 persen dari kekayaan global," kata Credit Suisse Institute.


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA