Emas Dunia Melonjak di Tengah Ketegangan Geopolitik

   •    Rabu, 11 Apr 2018 07:31 WIB
harga emaskomoditas
Emas Dunia Melonjak di Tengah Ketegangan Geopolitik
Ilustrasi (AFP PHOTO/SAM PANTHAKY)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange terus meningkat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena meningkatnya ketegangan di Suriah mendorong  permintaan terhadap aset-aset safe haven.

Mengutip Antara, Rabu, 11 April 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD5,8 atau 0,43 persen, menjadi menetap di USD1.345,90 per ounce. Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,15 persen menjadi 89,69 pada pukul 16.30 GMT.

Gedung Putih mengumumkan pada Selasa bahwa Presiden Donald Trump telah membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Amerika Selatan, dijadwalkan pada Jumat 13 April, untuk tetap di negaranya guna mengawasi respons Amerika terhadap Suriah menyusul dugaan serangan kimia yang dilaporkan menewaskan puluhan orang.

Menyebut serangan sakit, Trump men-tweet pada Minggu 8 April bahwa Presiden Rusia Putin, Rusia dan Iran bertanggung jawab untuk dukungannya terhadap Pemerintah Suriah, memperingatkan bahwa akan ada biaya besar yang harus mereka bayar.

Namun Suriah dan Rusia membantah terlibat, dan Damaskus mengundang Organisasi Pelarangan Senjata Kimia untuk menyelidiki insiden tersebut. Tentu diharapkan kondisi ini tidak memberikan efek negatif dan bisa segera terhenti.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 6,7 sen atau 0,41 persen, menjadi menetap di USD16,596 per ounce. Sementara itu, platinum untuk penyerahan Juli turun USD6,30 atau 0,67 persen, menjadi ditutup pada USD933,10 per ounce.

 


(ABD)